Rabu, 8 April 2026

Marak Pencurian Kabel PJU Telan Kerugian Hingga Satu Miliar Rupiah

Pasalnya, pencurian kabel, tahun lalu, mencapai hingga lebih dari Rp 1 miliar.

Penulis: Mohamad Yusuf |
Wartakotalive.com/Dwi Rizki
Ilustrasi utilitas. 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Dinas Perindustrian dan Energi (DPE) DKI Jakarta, tengah melakukan upaya penekanan pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU).

Pasalnya, pencurian kabel pada tahun lalu mencapai hingga lebih dari Rp 1 miliar.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Bidang Pencahayaan Kota DPE DKI, Iswandi, mengatakan, bahwa pencurian kabel PJU masih kerap terjadi.

Salah satunya yang terakhir terjadi pencurian, pada 20 Desember 2015 lalu, di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur (KBT), Rorotan, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

"Terakhir itu pencurian kabel tanah untuk PJU, 4x30 mm, sepanjang 120 meter, di KBT, Rorotan, sisi Timur," kata Iswandi ketika dihubungi, Senin (11/1/2016).

Kabel tersebut, untuk menyuplai listrik sebanyak empat tiang PJU. Namun, akibatnya, juga berdampak di beberapa tiang PJU, menjadi mati.

"Dampaknya, ada 20-an tiang PJU di BKT yang mati. Karena kabel itu, juga mengalirkan listrik untuk tiang PJU lainnya," katanya.

Bahkan, tak hanya itu, selang tiga hari, aksi pencurian juga terjadi di sekitar lokasi yang sama. Panjang kabelnya yang dicuri, mencapai 200 meter.

"Pencurinya menggunakan sampan. Jadi mencuri dan membawanya menggunakan sampan, memanfaatkan aliran KBT," katanya.

Tak hanya itu, masih di bulan Desember, juga terjadi pencurian di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat. Tepatnya di dekat Pospol Pasar Baru. Terdapat tiga kali pencurian kabel sepanjang 100 meter.

Namun, pencurian yang terbanyak menurut Iswandi terjadi di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur.

"Yang dicuri sampai lebih dari satu gulungan, sepanjang 3.500 meter. Kerugiannya sampai Rp 800 juta. Kalau diakumulasi ya bisa sampai ratusan juta bahkan lebih dari satu miliar," katanya.

Namun, aksi pencurian tersebut berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Satu orang telah ditangkap dan sedang diproses hukum.

Berdayakan Masyarakat

Sementara itu, Kepala DPE DKI, Yuli Hartono, mengatakan, bahwa aksi pencurian itu dilakukan oleh spesialis pencuri kabel.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Namun, menurut Yuli, pengawasan di lapangan memang tetap harus dipantau secara ketat.

"Memang, untuk tanggung jawab kabel-kabel itu masih berada di bawah pemborong. Tapi tetap harus diantisipasi agar tidak terulang. Kami akan berdayakan masyarakat setempat untuk mengawasi aksi pencurian tersebut. Karena untuk lakukan pengawasan di seluruh pemasangan PJU, membutuhkan orang banyak," katanya.

Seperti salah satunya, pencurian di KBT sulit dilakukan pengawasannya. Karena kondisinya yang sepi dan jarang pengendara yang melintas.

"Pemberdayaan masyarakat setempat harus dilakukan. Karena mereka yang sehari-hari di lokasi dan mengenal wilayahnya," katanya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved