Breaking News:

Analis Sebut Rupiah Terancam Melemah karena Gejolak Eksternal

Mengutip Bloomberg nilai tukar diprediksi bergerak direntang Rp 13.939 per dolar AS hingga Rp 13.957 per dolar AS.

Editor: Andy Pribadi
Kontan.co.id
Ilustrasi mata uang rupiah dan dolar AS. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pembukaan awal pekan tercatat Rp 13,940 per dolar AS minus 18 poin dibandingkan perdagangan akhir pekan lalu Rp 13.922 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg nilai tukar diprediksi bergerak direntang Rp 13.939 per dolar AS hingga Rp 13.957 per dolar AS.

Analis PT Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan nilai tukar rupiah masih akan terancam oleh faktor eksternal seperti gejolak pasar saham Tiongkok serta mulai membaiknya data AS.

Dia menyebutkan rupiah masih tertekan secara umum walaupun masih bertahan di bawah 14 ribu.

Peluang depresiasi rupiah yang terbuka, terutama akibat faktor eksternal, bisa menghalangi harapan pemangkasan BI rate pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di minggu ini yang telah tumbuh semenjak diumumkannya inflasi Des15 yang sangat rendah.

"BI terus mengulang pernyataan bahwa ada ruang untuk pelonggaran moneter yang pertamakali didengungkan semenjak 3 bulan lalu," kata Rangga di Jakarta Senin (11/1)

Sementara itu cadangan devisa yang naik di Desember 2015 menambah kepercayaan diri investor domestik. (Sylke Febrina Laucereno)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved