Breaking News: Enam Siswa Tenggelam di Pulau Kotok, Satu Tewas

Sebanyak enam siswa tenggelam di mana seorang di antaranya tewas.

Breaking News: Enam Siswa Tenggelam di Pulau Kotok, Satu Tewas
Warta Kota/Bintang Pradewo
Ilustrasi upaya menolong korban tenggelam. 

WARTA KOTA, KEPULAUAN SERIBU -- Sebanyak enam bocah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari SMPIT Darussalam Cibitung, Bekasi, tenggelam di Pulau Kotok, Kepulauan Seribu saat menggelar acara outbond sekolah.

Satu siswa pun tewas dalam kejadian ini.

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah Kepulauan Seribu, Muhammad Ali, menuturkan, berdasarkan laporan kepolisian tenggelamnya keenam bocah malang tersebut berawal disaat acara outbond keliling pulau.

"Para korban itu bersama rombongan sekolah (guru dan murid) berasal dari SMPIT Darusalam Cibitung Bekasi yang diketahui ada sebanyak LK 300 orang, tiba di pulau Kotok besar pada hari ini jam 11.00. Kejadian terjadi di saat acara outbond keliing pulau dan pelatihan renang oleh sekolah, di air dangkal dekat pantai," jelasnya saat dihubungi Warta Kota.

Diketahui, kata Ali, rombongan anak sekolah tersebut dilakukan pelatihan renang dan dibagi beberapa kelompok.

"Di mana para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Saat berlangsung kegiatan itu, guru pun mencoba menghitungnya kembali. Ternyata kurang satu siswa.

Namun, dilihat kembali korban yang dalam posisi tengelam anak-anak lain berupaya menyelamatkan namun terdengar teriakan lain juga turut tenggelam," kata Ali.

Lanjut Ali, dalam kejadian itu siswa kelas 1 SMP bernama Hilman (13) pun tewas. Lima lainnya masih dilakukan perawatan intensif di Rumah Bersalin (RB) Pulau Kelapa.

Nama-nama korban yang masih dalam perawatan yakni:

1. nama : Abdul Karim 
    umur : 13 tahun
    kelas : 2 SMP

2. nama : Reffi
    umur : 12 tahun
    kelas : 1 SMP

3. Nama : Angel 
    Umur : 12 thn
    Kelas : 1 SMP

4. nama : Anggita
    umur: 14 thn
    kelas : 2 SMP

5. nama : Fakriudin
    umur : 13 thn
    kelas : 1 SMP

"Hingga kini, kami dan pihak kepolisian masih melakukan pendataan korban dan pemeriksaan saksi-saksi, serta mengambil sidik jari korban yang meninggal dunia di RB Pulau Kelapa. Korban-korban yang selamat masih di RB Pulau Kelapa dilakukan perawatan," tutup Ali. 

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved