Tips Kesehatan

Hati-hati, Pasang Kawat Gigi Jangan Sembarangan

Seringkali remaja ikut-ikutan memakai behel tanpa memperhatikan kesehatan gigi dan mulutnya.

Hati-hati, Pasang Kawat Gigi Jangan Sembarangan
KOMPAS.com
Ilustrasi kawat gigi. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Penggunaan kawat gigi atau biasa disebut behel digunakan untuk mengoreksi susunan gigi dan estetika wajah.

Namun seringkali remaja ikut-ikutan memakai behel tanpa memperhatikan kesehatan gigi dan mulutnya.

Apalagi yang memasang bukan ditangani oleh pihak yang tepat. Akibatnya bisa bermacam-macam.

Drg Dwi Anie Lestari SpOrt mengatakan banyak akibat bila pemasangan kawat gigi tidak ditangai oleh pihak yang tepat.

Diantaranya tidak bisa menggigit, akar gigi keluar dari gusi, jaringan penyangga gigi atau gusi merenggang, dan bolong, serta peradangan pada gusi.

“Tidak begitu gampangnya pakai kawat gigi. Orthodontic itu perawatan bukan gaya-gayaan. Perawatannya juga tahunan, paling cepat dua tahun,” kata drg Dwi Anie saat menjadi pembicara dipeluncuran Formula Orthodontic di Balai Kartini belum lama ini.

Orthodontics adalah suatu ilmu pengetahuan dibidang kedokteran gigi untuk memperbaiki susunan gigi-gigi.

Anak-anak hingga orang dewasa perlu perawatan ini, terutama bila punya masalah maloklusi, yakni posisi gigi tidak beraturan dan semrawut, di mana deretan gigi atas dan bawah tidak bertemu dengan pas.

Maloklusi bisa disebabkan keturunan, trauma, penyakit akibat penyakit gusi atau karies, punya kebiasaan menghisap ibu jari, dan lainnya.

Sebelum dilakukan pemasangan kawat gigi, dokter akan melakukan tanya jawab dan pemeriksaan.

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved