Natal dan Tahun Baru

Pengelola Ancol Perkirakan Jumlah Pengunjung Naik 500 Persen

Pengelola Ancol memperkirakan jumlah pengunjung liburan Tahun Baru 1 Januari 2016 naik 500 persen dari biasanya sekitar 30.000 orang menjadi 50.000.

Pengelola Ancol Perkirakan Jumlah Pengunjung Naik 500 Persen
Warta kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pengunjung di pantai Ancol, Jumat (1/1/2016). 

WARTA KOTA, ANCOL - Pengelola kawasan wisata Ancol Taman Impian, Jakarta, memperkirakan jumlah pengunjung liburan Tahun Baru 1 Januari 2016 naik 500 persen dari biasanya sekitar 30.000 orang menjadi 150.000 orang.

"Saat pergantian tahun Kamis (31/12/2015) malam saja mencapai 200 ribu pengunjung," kata Manajer Komunikasi Perusahaan PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari kepada Antara di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/1/2016).

Rika mengatakan sejak Jumat pukul 09.00 WIB, pengunjung sudah memadati kawasan Pantai Ancol, terutama pantai yang bisa dijadikan tempat untuk berenang, seperti "Beach Pool" dan Pantai Timur.

Selain kawasan pantai, Rika memprediksikan, pengunjung juga akan memadati Dunia Fantasi (Dufan), selain "Sea World" yang kembali dibuka pada pertengahan tahun ini.

Rata-rata pengunjung Dufan dan Sea World jika hari biasa sebanyak empat ribu hingga lima ribu orang. Pada liburan tahun baru kali ini, Rika memprediksi jumlah pengunjung ke dua destinasi tersebut akan melebihi 10 ribu di masing-masing tempat.

"Pengunjung lainnya kami perkirakan akan memadati kawasan pantai, Atlantis Water Adventure (Atlantis), Gelanggang Samudera dan tempat tempat lainnya," ujarnya.

Saat ini, pengelola sedang mengajak para pengunjung di kawasan Lagoon untuk membersihkan sampah. Pengumpulan sampah itu dikemas dalam permainan dengan berbagai hadiah.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kepadatan lalu lintas, pengelola Ancol sejak perayaan malam pergantian tahun telah melipatgandakan kekuatan personel keamanan dari semula 2.000 personel menjadi 5.000 personel aparat gabungan.

Pengelola juga mempersiapkan empat lokasi pusat parkir dan antisipasi untuk rekayasa lalu lintas jika intensitas kendaraan masuk meningkat.

Salah seorang pengunjung, Pupung Purwanto, datang ke Ancol dari Bekasi menggunakan mobil bersama istri, dua anak, dan orang tuanya, Jumat.

"Sebelum masuk sekolah anak-anak minta liburan, pengen berenang katanya," kata Pupung.

Mayoritas pengunjung datang bersama anak bahkan sejumlah pengendara motor nekat berboncengan bertiga hingga empat orang agar bisa membawa putra-putrinya berlibur.

Ada juga beberapa pengunjung yang datang menggunakan bus Transjakarta dan terlihat menjinjing tas plastik berisi perlengkapan renang untuk anak-anaknya.

"Daripada ke luar kota, macet, mahal juga ongkosnya. Mending liburan di dalam kota saja, lebih murah, anak-anak juga senang," kata Sofyan, warga Pulogadung, yang datang ke Ancol menggunakan Transjakarta. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved