Koran Warta Kota

DKI Pasang Pencatat Transaksi di Restoran

Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta menurunkan 5.555 alat Point of Sale (PoS) ke restoran-restoran di Jakarta.

DKI Pasang Pencatat Transaksi di Restoran
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH— Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta menurunkan  5.555 alat Point of Sale (PoS) ke restoran-restoran  di Jakarta. PoS adalah alat pencatat transaksi penjualan bagi Wajib Pajak (WP).

Secara simbolis, pemasangan PoS di restoran pertama dilakukan pada Restoran Pelangi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/12).

Kepala DPP DKI Agus Bambang mengatakan bahwa alat tersebut bisa merekam seluruh transaksi penjualan, mendokumentasikan laporan penjualan, dan mengirimkan data tersebut ke server DPP secara real time.

“Dengan pendataan secara real Tim akan mempermudah proses pelaporan pajak, atas omzet hasil usaha setiap Bulan dari transaksi hariannya,” kata Agus ketika mengujicobakan di alat PoS di Restoran Pelangi, Menteng.

Menurut Agus, dengan alat tersebut, penerimaan pajak restoran akan lebih akurat. Sehingga, nantinya juga akan lebih mempermudah para WP.

“Sepanjang online terkoneksi secara akurat bisa dipertanggungjawabkan. Dengan online diharapkan kemudahan Dinas Pelayanan pajak kepada WP. Jadi nanti tidak usah periksa pembukuan, basisnya dari database online. Tidak perlu ada pemeriksaan lanjutan. Gak harus bertemu sehingga ada interest apapun bisa diputus. Sehingga diharapkan tingkat kepercayaan pembayaran pajak jadi lebih baik,” katanya.

Dengan penggunaan alat tersebut, lanjut Agus, memiliki potensi kenaikan pendapatan pajak restoran. Selain itu juga bisa menjaga konsistensi transaksi kepada WP untuk membayar setiap bulannya.

“Hukumnya wajib kepada restoran untuk memasang alat ini. Kami yang sediakan alatnya, gratis. Karena WP restoran juga sudah membuat pernyataan mutlak di dalam salah satu point dia wajib online, jika tak menggunakan itu, akan dicabut izinnya,” katanya.

Pemasangan alat tersebut adalah pada restoran yang beromzet setahun minimal Rp 200 juta.

Pihak DPP berharap pada Februari 2016 nanti, alat PoS akan terpasang di 5.500 restoran.

Halaman
12
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved