Formula 1

Ferrari Ancaman Serius

Mercedes menutup balapan Formula 1 (F1) musim 2015 dengan kesuksesan menjadi juara dunia konstruktor.

Ferrari Ancaman Serius
Warta Kota/Pool/AFP/Boris Horvat
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengganti ban menjelang akhir balapan Formula 1 GP Monako di Sirkuit jalanan Monte-Carlo, Minggu (24/5). 

WARTA KOTA, BRACKLEY - Kubu Mercedes mengaku sudah memantau perkembangan tim ‘Kuda Jingkrak’ Ferrari sejak tahun 2014.

Namun, Mercedes masih optimistis selangkah di depan Ferrari.

Mercedes menutup balapan Formula 1 (F1) musim 2015 dengan kesuksesan menjadi juara dunia konstruktor.

Tim yang diperkuat Lewis Hamilton dan Nico Rosberg itu mengumpulkan 703 poin atau unggul 275 poin atas Ferrari yang berada di urutan kedua.

Tetapi Ferrari setidaknya telah menunjukkan bahwa mereka sanggup menjadi penantang untuk Mercedes.

Dari 19 balapan sepanjang 2015, Lewis dan Nico memenangi 16 di antaranya sedangkan tiga lainnya dimenangi oleh Ferrari via Sebastian Vettel.

“Ferrari sudah membuat langkah besar sejak 2014, kalau melihat hasilnya. Kami pikir, mereka juga akan seperti itu pada 2016,” ujar Executive Director Mercedes, Toto Wolff, dilansir Crash, Senin (28/12).

“Kami menganggapi ancaman Ferrari dengan amat serius. Kompetisi seperti ini bagus dan penting buat F1. Sebab, dengan demikian bakal ada lebih banyak persaingan di barisan terdepan. Ferrari adalah musuh terbesar kami,” tambah Wolff.

Meski demikian, Wolff tetap yakin dengan perkembangan timnya. Jika melihat performa Mercedes musim lalu, mereka sudah membangun momentum untuk tetap berada di depan tim-tim lainnya.

“Saya selalu berpikir (Ferrari bisa jadi penantang). Saya sudah berpikir seperti itu sejak tahun lalu dan tahun sebelumnya lagi. Kami punya alasan untuk tetap skeptis, jadi kami wajib bekerja dengan baik selama musim dingin ini. Apa yang kami lihat dari berbagai departemen di tim kami amat menjanjikan. Kami tinggal menyusunnya dengan baik saja. Stopwatch tidak akan pernah bohong. Nanti, di bulan Maret, tinggal dilihat apakah kami melakukan pekerjaan dengan baik atau tidak,” ulas Wolff.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved