Breaking News:

Prihatin, Tidak Ada Ganti Rugi buat Warga Bukit Duri

Warga yang terkena normalisasi akan diberikan rumah susun (rusun).

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Deretan rumah-rumah warga di pinggir Sungai Ciliwung di Kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan tidak akan memberikan biaya ganti rugi terhadap warga yang terkena dampak normalisasi Kali Ciliwung di Jalan Kampung Melayu Kecil, Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bahwa warga yang terkena normalisasi akan diberikan rumah susun (rusun).

Sebelumnya ada sebelas orang yang menempati 11 bidang di Bantaran Kali Ciliwung yang memprotes karena tidak mendapatkan ganti rugi.

Namun, hal itu langsung bisa ditangani oleh Kepala Bagian Hukum Pemkot Jakarta Selatan, Dedi Rohedi.

Menurut Dedi, kebijakan untuk memberikan uang kerohiman tidak ada, sehingga warga yang berada di bantaran Kali Ciliwung tidak akan diberikan uang sepeserpun.

"Ini prosesnya sama dengan Kampung Pulo. Tidak ada ganti rugi melainkan warga direlokasi ke Rusun," kata Dedi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2015).

Dia menjelaskan bahwa sebagian besar warga Bukit Duri sudah direlokasi ke Rusun Cipinang Besar Selatan dan Pulogadung. Upaya normalisasi Kali Ciliwung ini dilakukan agar kawasan Bukit Duri bisa terhindar dari musibah banjir tahunan itu.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved