Minggu, 12 April 2026

BREAKING NEWS: Warga Bukit Duri Direlokasi ke Dua Rusun

Rencananya setelah relokasi warga, maka upaya normalisasi Kali Ciliwung akan dilaksanakan pada awal tahun 2016 mendatang.

Warta Kota/Bintang Pradewo
Petugas PPSU dan Satpol PP membantu warga untuk mengangkut barang-barang seperti meja, kursi, lemari sampai kasur. 

WARTA KOTA, TEBET - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan membantu warga Kampung Melayu Kecil, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (23/12) pagi untuk pindah ke Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Selatan (Cibesel) dan Pulogadung, Jakarta Timur.

Rencananya setelah relokasi warga, maka upaya normalisasi Kali Ciliwung akan dilaksanakan pada awal tahun 2016 mendatang.

Pantauan Warta Kota, petugas PPSU dan Satpol PP membantu warga untuk mengangkut barang-barang seperti meja, kursi, lemari sampai kasur.

Ratusan personel gabungan dikerahkan dalam proses ‎relokasi warga.

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi menuturkan dari 97 bidang warga yang akan terkena dampak normalisasi Kali Ciliwung. Saat ini, sudah 84 bidang rumah warga di RW 10 yang sudah mau direlokasi di dua Rusun tersebut.

"Sejak dua minggu lalu warga sudah pindah. Hari ini ada tiga truk disiapkan untuk pindahan warga. Eh ternyata warganya sebagian sudah pindah," kata Tri saat meninjau proses relokasi warga Bukit Duri, Rabu (23/12).

Menurutnya warga selama enam bulan secara gratis tinggal di Rusun. Namun, memang harus membayar biaya listrik sebesar Rp 59.000.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memberikan uang ganti rugi terhadap warga yang terkena dampak normalisasi Kali Ciliwung.

Karena, memang kebanyakan warga sertifikat tanah. ‎"Yang bongkar rumah adalah pemilik. Bangunannya sudah dijual karena sudah diborongin pedagang Madura. Kita ga berikan ganti rugi sepeser pun sama warga," ungkapnya.

‎Rencananya pada awal Januari proses pembongkaran dan normalisasi Kali Ciliwung dilakukan di Bukit Duri. Karena memang mengejar setelah normalisasi Kampung Pulo dan Kebon Baru.

"11 bidang belum mau pindah karena belum cocok di rumah susun," ucapnya.‎(bin)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved