Apel Operasi Lilin di Depok Diisi Pemusnahan Miras

Dalam apel gabungan Operasi Lilin 2015, Polresta Depok memusnahkan ribuan botol minuman keras hasil operasi di sejumlah tempat.

Apel Operasi Lilin di Depok Diisi Pemusnahan Miras
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ilustrasi pemusnahan miras. 

WARTA KOTA, DEPOK-Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok bersama aparatur Pemkot Depok akan menggelar apel Operasi Lilin di lapangan Balaikota, Depok, Rabu (23/12/2015).

Dalam apel itu, Polresta Depok akan memastikan kesiapan 800 personelnya yang akan bergabung dengan 300 aparat gabungan dari TNI, Dishub Depok dan Satpol PP Depok, dalam Operasi Lilin yang akan digelar mulai 23 Desember hingga 1 Januari 2016 mendatang.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono menuturkan Operasi Lilin ini dilakukan untuk menjaga keamanan dalam pekan perayaan Natal dan Tahun Baru serta perayaan Maulid Nabi 24 Desember di seluruh wilayah Kota Depok.

"Tahun ini memang perayaan Natal berbarengan dengan Maulid Nabi. Karenanya pengamanan kita lakukan lebih intensif," katanya, Selasa (22/12/2015).

Menurut Dwiyono, dalam apel kesiapan personel di Operasi Lilin, Rabu besok, pihaknya juga akan melakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) hasil razia di wilayah Kota Depok dalam beberapa bulan terakhir.

"Juga kita musnahkan narkoba yang berhasil kita sita," kata Dwiyono.

Pemusnahan miras ini katanya sebagai tanda pihaknya gencar memerangi peredarannnya di Depok selama ini. Walaupun dalam sepekan terakhir tercatat ada sedikitnya 6 warga Kampung Lio,Pancoran Mas, Depok yang tewas akibat miras.

Dengan apel ini, diharapkan Operasi Lilin yang digelar pihaknya bisa berjalan lebih baik dan lancar.

Ia menuturkan dalam Operasi Lilin 2015, pihaknya akan melakukan pengamanan penuh kepada 133 gereja yang ada di Kota Depok saat perayaan Natal, serta pengamanan di kegiatan masyarakat lainnya di Kota Depok.

Pengamanan mulai dilakukan pada 23 Desember dan akan makin intensif saat malam Natal 24 Desember, sampai awal Tahun Baru, Januari 2016 mendatang.

"Kita akan sisir semua gereja dengan anjing pelacak dan detonator. Ini untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru di Depok, berjalan lancar," kata Dwiyono.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved