Breaking News:

Ada Aksi Damai Save RJ Lino, RJ Lino : Ini Bentuk Apresiasi

Gimana ya, No comment ya.. Hahaha.. Gak lah. Jadi ini sebagai bentuk apresiasi saja

Penulis: | Editor:
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
RJ Lino mengacungkan ibu jari pada saat penandatanganan di kain putih dukungan untuk dirinya dari para karyawan Pelindo... 

WARTA KOTA, TANJUNGPRIOK - Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Richard Joost (RJ) Lino, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tiga buah Quay Container Crane (QCC) tahun 2010, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/12/2015).

Adanya hal itu, halaman Kantor Pusat PT Pelindo II atau Indonesia Port Coorporation (IPC), tepatnya Jalan Pasoso nomor 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dipernuhi ratusan staff Pelindo II yang melakukan aksi damai sekaligus mendukung RJ Lino, Selasa (22/12/2015).

RJ Lino pun menanggapi positif terhadap aksi yang dilakukan karyawannya.

"Gimana ya, No comment ya.. Hahaha.. Gak lah. Jadi ini sebagai bentuk apresiasi saja, kalian (wartawan) bisa lihat sendiri lah semangatnya mereka (ratusan karyawan Pelindo II). Saya senang lah. Apresiasi sekali," kata dia saat diwawancarai awak media.

Dikatakan RJ Lino, sebelumnya seluruh karyawan Pelindo II akan berdemo turun ke jalan. Hanya saja, RJ Lino juga sempat menghimbau agar tidak berdemo yang berimbas merugikan masyarakat.

"Seluruh karyawan akan melakukan demo.. Hhmm.. Aksi ini ya ... Sempat sebelumnya mau demo, tapi jangan demo lah. Bikin rapat di sini saja kalau mau bahas soal itu," tuturnya.

Terkait dirinya ditetapkan sebagai tersangka, ia menyerahkan seluruhnya proses hukum melalui pengacaranya, Yusri Mahendra.

"Jadi itu, kita tunjuk Yusri Mahendra, lawyer kita. Nah dia proses semuanya. Saya pun akan ikuti. Kasus ini, urusannya itu urusan politik. Untuk ini masalahnya sebenarnya komersial," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved