Breaking News:

Kartu Indonesia Sehat Bisa Dipakai Langsung di Puskesmas dan Rumah Sakit

Pemegang kartu KIS dapat menggunakan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit yang tersebar di wilayah Jakarta.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Tri Broto
Warta Kota/andika panduwinata
Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi, membagikan secara simbolis Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada lima warga tidak mampu di Kelurahan Wjiaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (20/12/2015).. 

WARTA KOTA, GROGOL- BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat kembali mendistribusikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada warga tidak mampu.

Pendistribusian KIS tahap kedua ini digelar di halaman Kantor RW 07, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Minggu (20/12/2015).

KIS tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi kepada lima warga tidak mampu di Kelurahan Wjiaya Kusuma.

Turut hadir Kepala BPJS kesehatan Divisi Regional IV DKI Jakarta, Kisworowati serta Kepala BPJS Jakarta Barat, Edi Sulistianto, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kabag Kesos) Jakarta Barat, Nurani Slyviana.

Kisworowati menjelaskan, peserta bantuan iuaran KIS yang ditanggung melalui APBN untuk wilayah Ibu Kota sebanyak 1,2 juta orang.

Sedangkan di Jakarta Barat tercatat sebanyak 275.000 warga.

"Pemprov DKI juga mengalokasikan anggaran untuk jaminan kesehatan bernama Kartu Jakarta Sehat (KJS) sebanyak 2,8 juta orang," ujar Kisworowati pada Minggu (20/12/2015).

Ia mengatakan, pemegang kartu KIS dapat menggunakan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit yang tersebar di wilayah Jakarta.

" Kami telah menjalin kerja sama dengan 107 rumah sakit serta dokter keluarga dan klinik yang tersebar di Jakarta," ungkapnya.

Sedangkan Nurani Sylviana menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dari pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat terkait pendistribusian KIS.

"Distribusi KIS di Jakarta Barat paling cepat. Tiap minggu dilakukan koordinasi. Camat dan lurah cepat dan sigap membantu tugas BPJS Kesehatan," ucap Sylvi.

Sementara itu Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi berharap BPJS Kesehatan berkomitmen memberikan perlindungan kesehatan terhadap warga miskin agar tidak ada lagi kasus penolakan dari rumah sakit terhadap warga tidak mampu yang hendak berobat.

"Saya juga berharap kepada pemegang KIS agar dapat menggunakan secara bijak dan sesuai prosedur. Mekanisme dan tingkatan fasilitas kesehatan disesuaikan dengan indikasi medis serta rujukan," papar Anas. (dik)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved