Rabu, 22 April 2026

Rumah di Bantaran Kali Ciliwung Segera Dibongkar

Pemkot Jakarta Selatan segera membongkar puluhan bangunan yang berada di bantaran Kali Ciliwung di Jalan Kampung Melayu Kecil.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Deretan rumah warga berdiri di bantaran Kali Ciliwung di Kawasan Bidara Cina, Jakarta Timur. 

WARTA KOTA, TEBET-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan akan segera membongkar puluhan bangunan yang berada di bantaran Kali Ciliwung atau tepatnya di Jalan Kampung Melayu Kecil, Bukit Duri, Jakarta Selatan. Namun, proses pembongkaran setelah warga direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Selatan dan Pulogadung.

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi menuturkan bahwa proses relokasi warga sudah disetujui oleh warga. Sehingga, setelah selesai relokasi maka pembongkaran atau eksekusi akan segera dilaksanakan oleh jajaran Pemkot Jakarta Selatan.

"Bukit Duri pindah hari Rabu. Warga sudah setuju. Begitu selesai dipindah kita bongkar," kata Tri saat dihubungi di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (19/12/2015).

Dia menuturkan bahwa Pemprov DKI tidak memberikan biaya ganti rugi. Karena berdasarkan data yang dia terima warga yang memiliki sertifikat tanah. Walaupun, memang kebanyakan warga membayar PBB sebagai kewajiban mereka sebagai warga negara.

"Ngga ada ganti rugi. Pas sosialisasi saya bilang mana kalau ada suratnya. Satu pun ngga ada. Kalau ada akan kita data‎," tuturnya.

Menurutnya, alat berat akan langsung diterjunkan setelah proses relokasi. Sehingga, upaya normalisasi Kali Ciliwung berjalan dengan lancar. Karena saat normalisasi di Kebon Baru dan Kampung Pulo selesai, maka air yang mengalir di tikungan sangat berbahaya.

"Pas tikungan itu sangat bahaya. Karena Kebon Baru dan Kam‎pung Pulo selesai ditabrak air bahaya. Makannya kita prioritas ‎itu," tuturnya.

Kecamatan Tebet akan melakukan relokasi warga Jalan Kampung Melayu Kecil RT 11,12 dan 15, Bukit Duri, Jakarta Selatan ke dua Rumah Susun yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (23/12). Relokasi itu dalam rangka upaya normalisasi Kali Ciliwung di wilayah Bukit Duri yang kerap terjadi banjir.

Camat Tebet, Mahludin mengaku selama dua minggu terakhir sudah melakukan pendataan warga yang akan direlokasi ke Rusun Cipinang Besar Selatan dan Pulogebang, Jakarta Timur‎. Setidaknya dari 97 bidang yang akan dibebaskan, sudah ada 83 bidang yang diduduki warga mendaftar untuk mendapatkan unit rusun.

Berdasarkan data yang diperoleh, untuk 97 bidang ada sekitar 165 KK. Untuk daerah yang belum mau akan diberikan surat untuk penertiban bangunan yang berada di bantaran Kali Ciliwung.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved