Kamis, 9 April 2026

Anggaran DPRD DKI

Ada Anggaran Siluman, Ahok : Dinas Tata Air Memang Kacau

Ahok mengaku kaget ketika diberitahu adanya dugaan anggaran siluman Rp 700 miliar di dalam RAPBD tahun 2016 di Dinas Tata Air.

Penulis: Mohamad Yusuf |
Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat wawancara wartawan, di Balairung, Balai Kota, Senin (12/10/2015). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengaku kaget ketika diberitahu, adanya dugaan anggaran siluman Rp 700 miliar didalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2016, pada Dinas Tata Air.

Anggaran tersebut diduga diselipkan oleh oknum Dinas Tata Air. Padahal, sebelumnya Ahok telah memimpin sendiri dalam penyisirian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.

"Ada masalah di Sudin Tata Air, nambahin (anggaran dalam RAPBD) lagi duitnya. Saya dikasih tahu Pak Bestari (Bestari Barus, Anggota Komisi D DPRD DKI) semalam," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015).

Ahok pun akan langsung mengecek informasi tersebut. Ia mengaku kesal, jika memang ada oknum yang 'bermain' pada anggaran tersebut.

"(Ada yang nambahin) Rp 700 miliar katanya! Makanya saya mau cek ini. Jadi saya mau ikutan Banggar, dia bahas anggaran hari ini ke DPRD. Ini berani banget kalau sampai benar," katanya.

Namun, ia tetap mengedepankan praduga tak bersalah. Karena mungkin saja, anggaran sebesar itu, sebagai penggabungan anggaran dari lelang-lelang program kerja yang kecil. Tidak menutup kemungkinan, anggota dewan yang salah paham.

"Kasudin Jakarta Barat semalam bilang dia juga kaget karena menurutnya dia enggak ada ubah-ubah (anggaran) lagi. Kalau ada ubah berarti ada yang sabotase dong. Yang sabotase kan ketahuan siapa yang ngetik, kan saya sudah coret-coret, masa muncul lagi Rp 17 miliar? (Dinas) Tata Air ini dari dulu memang paling kacau," kesalnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved