Komik Pinggiran Ramaikan Kasus Papa Minta Saham, Salam Kok Dijawab Wuidih?

Jawab salam pakai kata wuidih menjadi sentilan politik lewat komik pinggiran, yang paling banyak dilihat.

Komik Pinggiran Ramaikan Kasus Papa Minta Saham, Salam Kok Dijawab Wuidih?
Warta Kota/Istimewa
komik pinggiran. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Jawab salam pakai kata wuidih menjadi komik pinggiran yang paling banyak dilihat.

Komik dengan judul Koppig (bahasa Belanda, keras kepala, artinya) itu memang meramaikan skandal Papa Minta Saham, yang masih terus bergulir.

Skandal Papa Minta Saham diawali dengan pengaduan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Dalam skandal itu, sejumlah nama pejabat disampaikan beberapa kali, paling banyak disebut adalah nama Menteri Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), yang disebut sebanyak 66 kali.

Namun, kreativitas di dunia maya, di antaranya dengan menyebarkan lagu Buka Saja atau komik pinggiran benar-benar akan menjadi salah satu wujud opini publik yang tercermin dalam skandal yang melibatkan sejumlah pejabat tersebut.

Skandal Papa Minta Saham sendiri menjadi salah satu fenomena yang mengemuka karena tuduhan bahwa nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) dicatut minta saham sebanyak 20 persen dengan pembagian 11 persen buat Jokowi dan sembilan persen buat JK.

Tentu saja, kasus ini menjadi heboh akibat persidangan yang dilakukan MKD di mana rekaman diputar secara utuh, sejumlah saksi dihadirkan seperti Sudirman Said dan bos Freeport, Maroef Sjamsoeddin (MS).

Yang paling menggelikan adalah tema komik dengan mencomot percakapan yang terjadi, saat MR datang bertemu dengan Ketua DPR, Setya Novanto dan pengusaha minyak, Muhammad Riza Chalid (Mohre).

Ketika MR datang, dia langsung mengucapkan salam, yang dijawab wuidih.

Rupanya, pencipta komik itu tidak kehilangan akal dengan menempelkan tokoh agama di skandal tersebut.

Tokoh agama itu juga menyampaikan salam, jawabannya wuidih juga.

Akibatnya, tokoh agama tersebut langsung menyatakan, keduanya salah karena menjawab salam dengan kata tersebut.

"Jawab salam pake widih, ane campur racun tar ente bedua ye," kata tokoh agama tersebut.

Keterangan pembuat komik, jawab salam pakai widih adalah perbuatan yang sangat widih sekali.

Sebagian pembaca komik ini akan dibuat terbahak-bahak jadinya.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved