Breaking News:

Pilkada Tangsel

Sediakan Payung Saat Hujan Bisa Bantu Dongkrak Suara

Salah satu penyebab Arsid kalah saat itu adalah karena timnya tidak menyediakan payung saat pencoblosan.

Warta Kota
ILUSTRASI - Kumpulan pajangan payung. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Musim hujan disebut bisa menjadi faktor turunnyaa antusiasme warga dalam melakukan pencoblosan.

Namun, hal ini bisa menjadi benefit bagi pasangan calon yang bisa memanfaatkan keadaan. Menyediakan payung, misalnya.

Direktur Lembaga Kajian dan Analisa Daerah Terpadu, Ade Yunus saat dihubungi pada Selasa (8/12) menuturkan, musim hujan juga terjadi saat Pilkada Tangsel 2010, dimana kala itu calon petahana, Airin Rachmi Diany - Benyamin Davnie tengah bersaing suara dengan pasangan Arsid - Andre Taulany.

Arsid sendiri kini kembali maju menantang Airin-Benyamin bersama pasangannya, Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri.

"Salah satu penyebab Arsid kalah saat itu adalah karena timnya tidak menyediakan payung saat pencoblosan. Akibatnya, Arsid gagal menggiring massanya menggunakan hak pilih karena hujan besar, " kata Ade.

Sementara, kata Ade, tim Airin kala itu memfasilitasi para pencoblos dengan payung.

"Malah sampai diantar-antar segala. Ini sebenarnya hal sepele, gimmick. Tapi bisa mempengaruhi perolehan suara. Orang cenderung malas ke TPS kalau hujan, dan ini jelas bisa merugikan pasangan calon, " kata Ade.

Penulis: z--
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved