Breaking News:

Pertanda Apa Ini, Kok KPK Mendadak Batalkan Undang Basuki?

Permintaan itu dibatalkan atas permintaan pimpinan KPK

Tribunnews/Dennis Destryawan
Ilustrasi. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak mengetahui alasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendadak membatalkan undangan kepadanya di Hari Antikorupsi Sedunia, di Bandung, Kamis (10/12/2015).

"Saya enggak tahu. Tiba-tiba mereka (KPK) e-mail ke saya kalau acara yang di Bandung untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia dibatalin atas permintaan pimpinan KPK," kata Basuki, di Balai Kota, Senin (8/12/2015).

Meski demikian, Basuki mengaku, tidak mengetahui pimpinan KPK mana yang meminta pembatalan undangan dirinya.

Menurut Basuki, pernyataan pembatalannya juga tidak resmi. Sebab, hanya dikonfirmasi melalui e-mail.

"Saya enggak tahu, kamu harus tanya sama pimpinan KPK, pimpinan mana, saya enggak tahu. Alasan pembatalan juga enggak jelas," kata Basuki.

Rencananya, Basuki turut serta dalam Diskusi Forum Dialog Nasional Manajemen Pengendalian Gratifikasi "Berbeda untuk Berubah".

Diskusi itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia yang diselenggarakan KPK.

KPK juga mengundang narasumber lain, seperti pimpinan KPK, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri ESDM Sudirman Said, Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin, dan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto. (Kurnia Sari Aziza)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved