Beginilah Kegusaran yang Dirasakan Petugas P3S Dinsos

Pasalnya, terhitung tanggal 31 Desember 2015 mendatang, seluruhnya kini dibebastugaskan untuk kembali menjalani uji kompetensi perekrutan kembali.

Warta Kota/Dwi Rizki
Petugas P3S Dinsos saat apel siaga. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Seiring dengan berakhirnya tahun 2015, rasa galau kian membayangi seluruh petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Dinas Sosial DKI Jakarta.

Hal tersebut pun beralasan, lantaran Petugas P3S kini merasa khawatir lantaran kontrak kerja perseorangan mereka berakhir hingga akhir tahun ini.

Terlihat gagah dengan seragam serta sepatu lapangan, petugas P3S yang kini masih bertugas melakukan pengawasan di setiap persimpangan lalulintas di wilayah DKI Jakarta nyatanya menyimpan tanya dan gelisah tentang keberadaannya.

Pasalnya, terhitung tanggal 31 Desember 2015 mendatang, seluruhnya kini dibebastugaskan untuk kembali menjalani uji kompetensi perekrutan kembali.

Beragam pengalaman selama bergabung menjadi anggota P3S diungkapkan oleh Amir, anggota P3S Sudin Sosial Jakarta Barat.

Dirinya bercerita jika tidak hanya bertugas menghalau para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mulai dari anak jalanan, Orang Dalam Masalah Kejiwaan (ODMK) hingga preman, petugas P3S pun tidak jarang menjadi orang pertama yang menjadi saksi dalam kecelakaan lalulintas, pencopetan hingga peredaran narkoba.

Pengalaman berkesan tersebut seperti yang dialaminya pada sekitar tiga pekan lalu, tepatnya pada Minggu (8/11).

Dirinya yang sedang berpatroli bersama tiga orang rekannya di sepanjang Jalan Kyai Tapa pada sekira pukul 10.00 WIB menemukan seorang pria yang tengah duduk di depan Mall Citra Land.

Curiga dengan keberadaan pria tersebut, dirinya pun mencoba menghampiri dan melihat kondisi pria yang semula diduga merupakan orang terlantar tersebut.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved