Pilkada Depok

Ini Alasan Hersong Mundur dari Ketua Tim Relawan Dimas-Babai

Hery Hersong Prasetyo secara resmi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Tim Relawan Dimas-Babai, yang mengkomandoi ribuan relawan pendukung.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Dua pasangan calon yang akan berlaga di Pillkada Depok, usai melakukan pengundian nomor urut dalam rapat pleno KPU Depok di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Selasa (25/8/2015). 

WARTA KOTA, DEPOK - Hery Hersong Prasetyo secara resmi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Tim Relawan Dimas-Babai, yang mengkomandai ribuan relawan pendukung Dimas-Babai dari 74 elemen di Kota Depok.

Pendiri lembaga swadaya masyarakat (LSM) Hersong Institute itu mengundurkan diri pada Senin (30/11/2015) malam, di depan Calon Walikota Depok, Dimas Oky Nugroho, dan sejumlah pengurus serta kader parpol pengusung Dimas-Babai.

Hery dipilih ditunjuk sebagai Ketua Tim Relawan Dimas-Babai sejak September 2015 lalu.

Kini Tim Relawan Dimas-Babai dipimpin oleh Presidium Relawan yang terdiri dari para kader dan pengurus parpol pengusung Dimas-Babai.

Hery mengatakan ada sejumlah alasan mengapa dirinya mundur sebagai Ketua Tim Relawan Dimas-Babai.

"Namun alasan utamanya karena program para relawan yang saya ajukan untuk memenangkan Dimas-Babai tidak direspon dan tidak disetujui oleh pasangan calon untuk dilakukan," kata Hery kepada Warta Kota, Selasa (1/12/2015).

Program yang digagasnya itu, kata Hery, adalah sosialisasi door to door yang dilakukan ribuan relawan atas visi misi Dimas-Babai yang menawarkan perubahan ke arah lebih baik, bagi warga Kota Depok.

"Para relawan siap melakukan itu, namun paslon tidak meresponnya," kata Hery.

Menurutnya program sosialisasi door to door itu akan menjadi kunci kemenangan Dimas-Babai.

"Memang butuh budget, tapi tidak sebesar budget jika mengadakan acara besar lainnya," kata Hery.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved