Bentrokan dengan Mahasiswa Papua, Tiga Polisi Terluka
Tiga polisi terluka saat membubarkan demo mahasiswa Papua di Jalan MH Thamrin.
WARTA KOTA, MENTENG-Sekurangnya tiga polisi terluka saat membubarkan aksi demo mahasiswa Papua yang merayakan deklarasi Negara Papua Barat, Selasa (1/12/2015). Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua turun ke jalan tanpa pemberitahuan lebih dulu ke polisi untuk merayakan 62 tahun Deklarasi Papua Barat sebagai negara merdeka.
Makanya polisi melakukan penghadangan dan pembubaran paksa sehingga terjadi perkelahian yang mengakibatkan tiga polisi terluka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mohammad Iqbal, mengatakan, peristiwa pertama terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-15807 di Jalan Raya Gading Serpong kav 4/1 Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang.
Saat itu 2 polisi, yakni Inspektur Satu Habib dan Brigadir Wiwit hendak meminta rombongan mahasiswa Papua dari arah Tangerang agar kembali ke kampusnya. Sebanyak 22 mahasiswa yang menumpang 2 mobil sewaan tak terima disuruh kembali, lalu mengeroyok kedua polisi itu.
Kemudian, peristiwa ke-2 terjadi saat polisi membubarkan massa mahasiswa Papua lainnya di Menara BCA, Jakarta Pusat. Saat itu, seorang polisi, Aiptu Purwanto, dikejar mahasiswa Papua, lalu dipukuli sampai bagian matanya robek.
"Seluruh polisi yang terluka sudah ditangani pihak rumah sakit. Tapi mereka semua sadar bahwa itu risiko dari tugasnya sebagai polisi," kata Iqbal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151201-papua_20151201_141407.jpg)