Dari Pulogadung, Buruh Bergerak ke Balai Kota
Aksi mogok nasional yang dilakukan para buruh, telah memasuki hari ketiga. Buruh kembali berkumpul di Pulogadung lalu bergerak ke Balai Kota.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA, CAKUNG-Aksi mogok nasional yang dilakukan para buruh, telah memasuki hari ketiga. Buruh kembali berkumpul di bundaran pajak Kawasan Industri Pulogadung (KIP) untuk kemudian bergerak menuju Balai Kota.
Sejak pagi, massa buruh yang tergabung dalam Logam, Elektronika dan Mesin (LEM) bersiap-siap untuk bergerak ke tempat di Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama bekerja.
"Kita akan menuju Balai Kota, kita akan menuntut Gubernur DKI agar membantu menyampaikan aspirasi kaum buruh, mencabut PP Nomor 78 Tahun 2015," kata Arifin, perwakilan LEM, Kamis (26/11).
Selain menuntut kepada orang nomor satu di ibukota itu, para buruh juga akan meminta dukungan kepada para anggota DPRD DKI Jakarta agar para wakil rakyat tersebut dapat menyampaikan tuntutan para buruh ke pemerintah Indonesia.
"Kita berharap para anggota DPRD bisa memberi masukan-masukan kepada pemerintah Indonesia agar PP Nomor 78 segera dicabut," ungkapnya.
Arifin mengatakan pihaknya tidak akan melakukan aksi sweeping. Namun apabila aspirasi mereka tidak dikabulkan, pihaknya akan mendesak DPP LEM agar seluruh anggota yang ada, bisa ikut menyuarakan hal tersebut.
"Kita usahakan seluruh anggota LEM yang berjumlah 100 ribu orang, bisa ikut ambil bagian untuk melakukan penolakan terhadap PP Nomor 78 Tahun 2015 itu," urainya.
Menurutnya, PP Nomor 78 Tahun 2015 tidak berpihak kepada rakyat dan hanya berpihak kepada para pengusaha. Alhasil ia meminta agar PP itu segera dicabut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151110-buruh_20151110_211359.jpg)