Suara Warga
Rekayasa Lalin di Simpang Slipi Menolong
Untuk lebih memperlancar arus, sebaiknya ada polisi yang berjaga di ujung pembatas lajur cone, karena masih ada saja pengendara mobil yang nakal
WARTA KOTA, PALMERAH - Sejak kurang lebih dua pekan terakhir ini telah dilakukan rekayasa lalu lintas di Perempatan Slipi, dengan cara memberi batas dengan cone lajur bagi pengendara mobil yang hendak masuk ke pintu tol Slipi.
Dengan pembatas tersebut pengendara mobil dari arah Palmerah dan kolong Slipi tidak bisa memotong jalur untuk memasuki pintu tol.
Untuk masuk ke pintu tol berarti harus dari arah Semanggi/DPR.
Saya mengalami rekayasa lalu lintas tersebut cukup membantu dalam memperlancar arus di Jl Gatot Subroto dari Semanggi ke Grogol, yang sebelum dilakukan rekayasa itu selalu tersumbat di Perempatan Slipi.
Sumbatan yang terjadi karena pengendara mobil saling memotong lajur ketika hendak memasuki pintu tol, maupun ketika hendak menghindari lajur ke pintu tol.
Untuk lebih memperlancar arus, sebaiknya ada polisi yang berjaga di ujung pembatas lajur cone, karena masih ada saja pengendara mobil yang dari arah Palmerah berusaha masuk lajur pintu tol, sehingga membikin kacau arus kendaraan.
Selain itu, perlu ada petunjuk yang memberi arahan bagi pengendara dari arah Semanggi/DPR untuk memilih lajur yang hendak masuk ke pintu atau yang tidak masuk ke pintu tol.
Suherman M,
Petamburan, Jakarta Pusat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151125rekayasa-lalin-di-simpang-slipi-menolong_20151125_122228.jpg)