Korupsi UPS

Lulung Sebut Larso Berperan di Kasus UPS

Diutarakan Lulung, lelang pengadaan proyek UPS bukan dilakukan oleh DPRD DKI melainkan oleh pejabat pembuat komitmen, dalam hal ini Dinas Pendidikan.

Lulung Sebut Larso Berperan di Kasus UPS
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Abraham Lunggana alias Lulung menanggapi wartawan usai diperiksa Bareskrim Polri. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - ‎Usai diperiksa 1,5 jam di Bareskrim, hari ini Rabu (25/11) sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan UPS, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau Lulung menyebut mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI, Larso Marsun yang paling bertanggung jawab di proyek UPS.

‎Sebelumnya, dalam sidang perkara tersebut di Pengadilan Tipikor pekan lalu, dengan tersangka Alex Usman, Larso sempat menyebut nama Sekretaris Derah DKI Syaefullah.

Dijelaskan Lulung saat itu di depan majelis hakim, Larso hanya mencari-cari kesalahan orang lain dengan menyebut nama Sekda.

"Itukan dia (Lasro) buang badan. Itukan punya dia barangnya," tegas Lulung di Bareskrim.

Diutarakan Lulung, lelang pengadaan proyek UPS bukan dilakukan oleh DPRD DKI melainkan oleh pejabat pembuat komitmen, dalam hal ini Dinas Pendidikan.

"Lelang ini bukan DPRD, tapi di pemerintah daerah sebagai pejabat pembuat komitmen, sebagai pengadaan barang dalam unit lelang tadi," ujarnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved