Gadis Desa Ditusuk Karena Menolak Cinta Seorang Pemuda di Bogor

Enip tega menusuk wanita yang telah menolak cintanya hingga terluka parah.

Penulis: | Editor:
Tribunnews
Ilustrasi perampokan dengan cara ditikam oleh teman sendiri. 

WARTA KOTA, BOGOR - Cinta ditolak pisau bertindak, ungkapan itu digunakan MF alias Enip (18) untuk menganiaya AR (16) wanita pujaannya.

Enip tega menusuk wanita yang telah menolak cintanya hingga terluka parah.

Peristiwa memilukan itu terjadi di Kampung Babakantalaga RT 02/08, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kecamata Sukmakmur, kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/11/2015) dinihari sekitar pukul 01.20 WIB.

Pelaku yang dendam, menusuk korban di perut saat AR sedang tertidur pulas di kamarnya.

"Motif sementara karena pelaku sakit hati, dan melampiskan dendamnya dengan menganiaya korban," ujar Kapolsek Sukamakmur, Iptu Sonson Selasa malam.

Kapolsek menjelaskan, akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian perut dan harus dilarikan ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Pelaku, Enip berhasil ditangkap tim buser Polsek Sukamakmur sekitar pukul 10.00 WIB tadi pagi di sebuah sebuah gubuk di Gunung Situs Batu Tapak, Kampung Jareged, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupateen Bogor.

"Dari pelaku kita sita pisau yang berlumuran darah dan dua HP milik korban," katanya.

Iptu Sonson menjelaskan, pelaku masuk ke rumah korban setelah membuka kunci slot dapur.

Saat kejadian, AR hanya seorang diri di rumahnya karena saat itu bapak korban belum pulang dari berburu.

"Pelaku masuk ke kamar korban dan langsung melampiskan emosinya dengan menusuk korban di bagian perut. Korban sempat berteriak sehingga didengar tetangga," katanya.

Oleh warga, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sukamakmur.

Namun, karena lukanya cukup parah, kemudian dibawa ke RSUD Cileungsi dan dirujuk ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Saat ini, pelaku sudah diamankan. Untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan, pelaku kita titipkan di Polres Bogor," kata Iptu Sonson.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved