Hari Guru

Hadapi MEA, Presiden Titipkan Generasi Muda ke Guru

Selain memberikan apresiasi atas jasa para guru, Jokowi juga menitipkan generasi muda penerus bangsa ke para guru.

Agustin Setyo Wardani
Peringatan Hari Guru Nasional 2015 yang dihadiri Presiden Joko Widodo di Istora Senayan, Selasa (24/11/2015). 

WARTA KOTA, SENAYAN - Presiden Joko Widodo menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Istora Senayan, Selasa (24/11).

Selain memberikan apresiasi atas jasa para guru, Jokowi juga menitipkan generasi muda penerus bangsa ke para guru.

Pasalnya, persaingan bukan lagi antar kota atau provinsi tetapi juga persaingan antarnegara.

"Januari akan dibuka MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), dimana mobilisasi barang dan orang antarnegara berjalan begitu cepat. Kompetisi antar negara cepat sekali. Oleh karena itu, untuk mempersiapkannya ada di pundak bapak ibu guru," katanya.

"Saya titip, bangsa ini harus menjadi bangsa pemenang. Kita harus membekali masa depan bangsa dengan mentalitas pemenang," lanjutnya.

Adapun mentalitas pemenang yang disebutkan Jokowi yakni positif, kreatif, dan berani bersaing.

Hal ini, imbuh Jokowi, karena era ke depan adalah era kompetisi namun generasi muda juga harus memiliki keluhuran budi pekerti yang tinggi dan solidaritas sosial yang kuat.

"Untuk itu, para guru jangan lelah berkarya mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan kreatif serta mendotong peserta didik berpikir kreatif," ucapnya.

Ia berharap, guru yang berprestasi bisa memberikan inspirasi bagi masa depan.

Jokowi pun menutup sambutannya dengan mengucapkan selamat hari guru.

"Karya muliamu membuka jalan bagi masa depan Indonesia yang lebih baik," terangnya. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved