Korupsi UPS

Fahmi Zulfikar Terlihat Lesu Dicecar 56 Pertanyaan Penyidik Bareskrim

Tadi 56 pertanyaan, ya pertanyaannya seperti yang lalu-lalu. Sama seperti pemeriksaan pas sebagai saksi soal pembahasan APBD, kata Fahmi

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Bintang Pradewo
Fahmi Zulfikar saat keluar dari Gedung Bareskrim. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Setelah tujuh jam diperiksa intensif Penyidik Subdit V Direktorat di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/11), tersangka kasus uninterruptible power supply (UPS), Anggota DPRD DKI, Fahmi Zulfikar terletih lesu.

Namun, dia masih menunjukan rasa kewibawaannya di depan puluhan awak media yang menunggunya sejak pagi hari.

Didampingi dengan dua kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga dan Ilal Ferharh, Politisi Partai Hanura itu terus menjelaskan tentang pemeriksaannya hari ini.

Puluhan pertanyaan ditujukan kepada mantan Anggota Komisi E DPRD DKI itu.

Fahmi menjelaskan itu kepada awak media sambil berjalan menuju keluar dari Gedung Bareskrim pada pukul 17.00 WIB.

Dia keluar melalui pintu belakang atau tepatnya dekat Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Tadi 56 pertanyaan, ya pertanyaannya seperti yang lalu-lalu. Sama seperti pemeriksaan pas sebagai saksi soal pembahasan APBD," kata Fahmi yang mengenakan kemeja batik lengan pendek warna cokelat berpadu biru itu.

Fahmi pun mengaku atas penetapan tersangka ini, ia tidak akan mengajukan praperadilan.

Ia akan mengikuti seluruh proses hukum di Bareskrim.

Hal ini dikarenakan dia yakin tidak bersalah dan harus mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia.

"Tidak, tidak, tidak praperadilan. Saya kira sebagai warga negara, saya harus patuh, saya harus jalani ini semua. Intinya semuanya akan saya buktikan di pengadilan," ungkapnya.

Fahmi mengaku dirinya tidak akan mengundurkan diri dari Partai Hanura. Sebelum ada keputusan hukum yang tetap.

"Ya kalau Parpol mengatakan saya harus mengundurkan diri, saya mengundurkan diri. Saya patuh aturan, aturan menyebutkan tunggu inkrah. Kalau partai mengatakan tidak perlu inkrah, ya saya mundur hari ini," kata dia.

Ketika ditanya sebagai anggota dewan yang baik, apakah dirinya tidak ada niatan untuk mengundurkan diri? Ia meminta agar dirinya tidak dihakimi sebelum fonis.

"Saya jangan dihukum sebelum vonis hakim," ucapnya.

Sementara itu, tersangka lainnya, Firmansyah belum keluar dari penyidikan. Selain dia, mantan Ketua DPRD DKI, Ferrial Sofyan belum terlihat keluar dari Gedung Bareskrim.(bin)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved