Kasus Pelindo II

Hari Ini Bareskrim Jadwalkan Pemeriksaan RJ Lino

Penyidik Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan Dirut PT Pelabuhan Indonesia II, RJ Lino pada Rabu (18/11/2015), sebagai saksi kasus mobil crane.

Panji Baskhara Ramadhan
Direktur Utama Pelindo II, RJ Lino saat menyambangi kantornya yakni Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau Port Coorporation (IPC), di Jalan Pasoso nomor 1, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (11/10 menggunakan Mini Cooper putih B20HSL, Minggu (11/10/2015). Kedatangannya pun, sempat membuat kericuhan antaran ratusan karyawan Jakarta International Terminal Container (JICT), dengan puluhan pihak kemanan kantor. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan Dirut PT Pelabuhan Indonesia II, RJ Lino pada Rabu (18/11/2015), sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan 10 unit mobile crane di BUMN Pelindo itu.

"Betul, rencananya Rabu ini, sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Agus Rianto, di Jakarta, Rabu.

Ini merupakan pemeriksaan kedua terhadap RJ Lino dalam kasus tersebut setelah pemeriksaan pertama pada Senin (9/11/2015).

Kasus dugaan korupsi tersebut terkuak setelah penyidik Bareskrim menelusuri bahwa semestinya mobile crane yang dipesan pada 2012 dengan anggaran senilai Rp45 miliar itu dikirimkan ke sejumlah pelabuhan seperti Pelabuhan Bengkulu, Jambi, Teluk Bayur, Palembang, Cirebon, Banten, Panjang (Lampung) dan Pontianak.

Namun barang-barang tersebut tidak dikirim, dan setelah diselidiki ternyata pelabuhan-pelabuhan tersebut tidak membutuhkan barang/alat berat tersebut.

Bareskrim telah menetapkan seorang tersangka di PT Pelindo II yakni Direktur Operasi dan Teknik, Ferialdy Nurlan.

Sementara hingga saat ini penyidik telah memeriksa 48 saksi dalam kasus tersebut.

Penyidik juga telah menyita dokumen terkait 10 unit mobile crane dan notebook (komputer jinjing).

Sementara 10 unit mobile crane juga sudah disita dan ditempatkan di wilayah Pelindo II yang sudah dipasangi garis polisi. (Antara)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved