Breaking News:

Salah Kaprah, yang Mau Pindahkan Pangkalan TNI AU ke Perbatasan

Anggota DPR dinilai berlebihan ikut menentukan pangkalan-pangkalan TNI adalah di perbatasan selain ikut-ikutan menentukan spesifikasi alut sista.

Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi. Komando Distrik Militer 0502 Jakarta Utara (Kodim 0502/JU), Rabu (26/8/2015), menggelar pameran Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista), di Halaman Universitas 17 Agustus 1945 (UTA 45) di Jalan Sunter Baru Raya, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (26/08/2015). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Akhir-akhir ini, muncul ada anggota DPR, yang mulai ikut-ikutan campur tangan dalam proses pembelian jenis alut sista, bahkan ada yang meminta TNI AU untuk memindahkan pangkalan-pangkalan udaranya ke wilayah perbatasan merupakan tindakan yang salah kaprah.

Dengan segala hormat, kata anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, peran itu sama sekali tidak sesuai dengan tupoksi anggota DPR yaitu legislasi, controlling, dan budgeting.

"Penentuan spesifikasi teknis alut sista apalagi menentukan jenis dan merk nya merupakan tanggung jawab user, dalam hal ini adalah angkatan masing masing," katanya.

Merekalah, kata politisi yang akrab disapa TBH ini, yang memiliki kompetensi menguji alut sista yang cocok, bukan anggota DPR, yang tidak memiliki keahlian untuk itu .

"Sama halnya juga dengan disposisi dan dislokasi pasukan atau pangkalan, biarkanlah TNI yang memutuskan berdasarkan kemampuan alutsista, ancaman dan strategi, yang dipilih, saya yakin TNI akan lebih profesional dalam menentukan lokasi2 pangkalannya," katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved