Breaking News:

Denda Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama sampai 31 Desember 2015

Pelayanan tersebut diberikan dalam rangka mendorong Wajib Pajak untuk melunasi hutang pajak serta mengoptimalkan penerimaan Pajak

Wartakotalive.com/Suprapto
Kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hanya diumumkan melalui selembar kertas di Kantor Samsat, Jakarta Barat, Kamis (9/7/2015) 

WARTA KOTA, GAMBIR - Kepala DPP, Agus Bambang mengatakan, bahwa pihaknya akan memberikan pelayanan penghapusan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor (KB).

Pasalnya, sebanyak 3,6 juta pemilik kendaraan di wilayah DKI Jakarta, menunggak pembayaran PKB tersebut. Jumlah tunggakannya mencapai Rp 1,2 triliun.

Pelayanan tersebut, diberikan dalam rangka mendorong Wajib Pajak untuk melunasi hutang pajak serta mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

"Pelayanan tersebut, sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Pelayanan Pajak Provinsi DKI Jakarta Nomor 2829 Tahun 2015 Tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Penghapusan Sanksi Administrasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)," kata Agus, ketika dihubungi, Minggu (16/11).

Untuk penghapusan sanksi administrasi, lanjut Agus, nanti dilakukan dengan cara penyesuaian sistem PKB dan BBNKB terhadap Wajib Pajak PKB dan BBNKB yang telah berakhir masa pajaknya.

Apabila melakukan pembayaran PKB atau BBNKB setelah 31 Desember 2015 maka akan dikenakan sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perpajakan daerah.

“Pemberian pelayanan penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor dilaksanakan pada Kantor Unit Pelayanan PKB dan BBNKB di seluruh Kantor Bersama Samsat, dimulai 16 November sampai dengan 31 Desember 2015,” katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved