Selasa, 7 April 2026

Sedimen Lumpur Penyebab Aliran Kali Sunter Menyempit

Tapi apa salahnya dikeruk ya. Ini banyak sampah memang kalau dilihat-lihat ya.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Kali Sunter yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulogadung, Jakarta Timur, terbilang memprihatinkan, Sabtu (15/11/2015). Selain banyak jenis sampah yang mengambang, bagian kanan kiri kali yang mengalir ke Kawasan Sunter, Jakarta Utara itu pun dipenuhi sedimen lumpur. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG - Kali Sunter yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulogadung, Jakarta Timur, terbilang memprihatinkan, Sabtu (15/11/2015). Selain banyak jenis sampah yang mengambang, bagian kanan kiri kali yang mengalir ke Kawasan Sunter, Jakarta Utara itu pun dipenuhi sedimen lumpur.

Pantauan Warta Kota, rerumputan liar, lumpur, hingga sampah nampak jelas ketika berdiri di bibir jembatan jalan, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan. Aliran air di kali itu pun tersendat dan menyempit, akibat dibiarkannya sedimen dan sampah itu menempel di sisi kanan dan kiri kali.

Menurut salah seorang warga, RT 08/01 Kelurahan Kayu Putih, Sugimin (41) mengaku sudah bertahun-tahun, kali tersebut tidak dilakukan pengerukkan sedimen. Walaupun keberadaan lumpur ini tidak menimbulkan banjir di tahun sebelumnya, Sugimin mengatakan akan lebih baik dikeruk untuk mengantisipasi lebih awal.

"Memang sih tidak banjir di wilayah saya. Tapi apa salahnya dikeruk ya. Ini banyak sampah memang kalau dilihat-lihat ya. Itu sampah dari Terminal dan Pasar di Kawasan Pulogadung sana. Pernah etalase juga hanyut di sini. Banyak loh sampahnya, jangan salah," ucap pria berkaos kutang ini.

Sugimin yang sudah 15 tahun tinggal di kediamannya itu juga menuturkan, pemerintah harus melakukan pengecekan hingga pengerukkan kali di Kali Sunter itu.

"Mengantisipasi sejak dini apa salahnya. Saya paham memang ini sedimen di Kali yang di Jalan Perintis ini, gak dikeruk-keruk. Takutnya dangkal dan airnya meluber. Lihat aja nanti kalau musim hujan," jelasn pria yang sudah dikaruniai dua anak laki-laki ini.

Sementara itu, di lokasi beberapa pemilik rumah toko (Ruko) yang tak jauh dari lokasi kali menuturkan sama dengan Sugimin. Warto (33), salah seorang petugas yang tengah menjaga di sebuah ruko barang dan jasa ini menuturkan kerap kali banyak sampah mengapung dan mengalir hingga menutupi kolong jembatan.

"Sampahnya cukup banyak pak. Kalau hujan kemarin ya, itu kalau diperhatiin banyak loh yang ngapung. Sampai material kayu, bambu, juga ada. Nah, saya mikirnya yang di kolong jembatan Perintis Kemerdekaan ini, numpuk kali ya sampah," ujarnya.

Diharapkan Warto, pemerintah tetap melakukan pengecekan Kali Sunter yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan tersebut. Hal itu agar Kali yang sudah di turap tersebut tak dangkal dan berimbas meluapnya air banjir.

"Itu memang harus di keruk pak. Lalu di kolong jembatan jalan ini saya yakin lah pasti sampahnya banyak," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Tata Air Kota Administrasi Jakarta Timur, Ahmad Yazid Bustomi, dan Kepala Seksi (Kasie) Sudin Tata Air Pemeliharaan Kota Administrasi Jakarta Timur, Muchid, belum merespon. Baik di via telepon, maupun pesan singkat. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved