Tip Kesehatan

Waspada Ancaman Demam Berdarah saat Musim Hujan

Menghadapi musim penghujan ini, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek meminta masyarakat mewaspadai demam berdarah dan lestoprisosi.

Waspada Ancaman Demam Berdarah saat Musim Hujan
Tribunnews
Ilustrasi nyamuk demam berdarah. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Menghadapi musim penghujan ini, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek meminta masyarakat mewaspadai demam berdarah dan lestoprisosi.

Dibandingkan yang dulu-dulu, gejala demam berdarah mengalami perubahaan yang jika tidak dipahami bisa membahayakan penderita.

"Biasanya gejala yang timbul dengan demam lima hari, tapi sekarang ini bisa lebih cepat, bahkan tiba-tiba trombositnya turun," kata Nila seusai upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional, Jakarta, Kamis (12/11).

Nila meminta masyarakat menjaga lingkungan untuk mengantisipasi berkembangnya jentik nyamuk.

"Tidak mungkin tenaga kesehatan membersihkan jentik nyamuk. Perlu kesadaran membersihkan jentik nyamuk," katanya.

Nila juga mengingatkan, masyarakat juga mewaspadai air kencing atau urine tikus karena bisa memicu penyakit leptospirosis.

"Kalau sampai banjir, kencing tikus yang bercampur genangan air bisa menularkan lestoprisosi. Pencegahan lebih baik daripada menunggu sakit lalu diobati," katanya.

Penulis: z--
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved