Sebelum Putus Kontrak,Pemprov Tetap Berikan Tipping Fee ke GTJ

Sebelum memutus kontrak kerjasama, Pemprov DKI tetap memberikan tipping fee pengelolaan sampah kepada PT Gedong Tua Jaya di Bantargebang, Bekasi.

Sebelum Putus Kontrak,Pemprov Tetap Berikan Tipping Fee ke GTJ
Warta Kota
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 

WARTA KOTA, BALAI KOTA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap bertekad  memutus kontrak kerjasama dengan PT Gedong Tua Jaya (GTJ) untuk pengelolaan sampah Jakarta di Bantargebang, Bekasi karena kerjasama yang telah bertahun-tahun itu merugikan. Meski demikian, sebelum putus kontrak, Pemprov DKI tetap menganggarkan tipping fee atau uang pengelolaan sampah kepada PT GTJ.

"Kami tetap anggarkan tipping fee kepada mereka. Karena kita baru putus kontraknya kan setelah SP (Surat Peringatan) 1, SP 2, SP 3, 105 hari, berarti Februari nanti," kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2015).

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta, berencana memutus kontrak kerjasama dengan PT GTJ berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI terhadap Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) APBD DKI 2014. PT GTJ melanggar perjanjian dengan membagi pembayaran dari Pemprov DKI kepada PT Navigate Organic Energy Indonesia (NOEI).

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved