Cegah Banjir, Warga Depok Diminta Disiplin Buang Sampah

Membuang sampah sembarangan seperti di saluran air atau sungai akan membuat sumbatan yang mengakibatkan air menggenangi wilayah warga

Cegah Banjir, Warga Depok Diminta Disiplin Buang Sampah
Kompasiana.com
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, DEPOK - Mencegah banjir yang biasa terjadi di sejumlah titik di Depok di musim penghujan ini, Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad meminta warga Depok untuk lebih disiplin dalam membuang sampah.

Menurutnya membuang sampah sembarangan seperti di saluran air atau sungai akan membuat sumbatan yang mengakibatkan air menggenangi wilayah warga.

"Ketidakdisiplinan masyarakat ketika membuang sampah, akan menjadi pemicu utama yang menyebabkan banjir," kata Idris di Depok, Rabu (11/11).

Ia mengatakan sejumlah titik dan wilayah di Depok yang rawan banjir seperti di Cimanggis, Bojongsari, Sawangan dan Mekarjaya, sedikit banyak disebabkan karena sampah yang dibuang sembarangan.

Selain itu kata Idris, pembangunan perumahan yang masif menjadi pemicu lainnya.

"Ini semua perlu pembenahan, saluran-saluran sudah mulai dibersihkan untuk mencegah banjir ini," kata Idris.

Sementara itu, Kepolresta Depok Kombes Dwiyono menuturkan pihaknya menyiagakan 700 personel tanggap darurat yang setiap saat akan turun ke lapangan membantu warga yang terkena bencana salah satunya banjir.

Para personel kata Dwiyono dilengkapi sejumlah peralatan mulai dari kano, perahu karet dan peralatan lainnya untuk membantu korban banjir. "Kita siagakan 700 personel tanggap bencana ini untuk membantu warga," kata Dwiyono.

Sementara Kasi Pelayanan dan Administrasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok, Imron Maulana, mengaku tim tanggap darurat PMI Depok menyiagakan 30 relawan profesional yang sudah dilatih sebelumnya, untuk membantu warga korban banjir di musim hujan ini.

Selain itu kata Imron, pihaknya memiliki dua unit perahu karet, satu mesin penyedot air dan ambulance, untuk membantu penanganan banjir di Depok.

"Relawan PMI sudah terbiasa untuk ini, jadi kami memang selalu siap jika dibutuhkan," kata Imron.

Ia mengatakan memonitor aktifitas warga paska banjir juga penting untuk pemulihan warga banjir.

Selain itu pihaknuya juga menyiapkan bantuan logistik yang siap didistribusikan, jika nantinya dibutuhkan warga korban banjir, seperti sejumlah makanan, selimut, dan baju layak pakai.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved