Senin, 13 April 2026

Petugas Polres Cianjur Yakin, Mahasiswi UNJ Tewas Kecelakaan

Polres Cianjur meyakini, mahasiswi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Delea Nur Avita (20) tewas akibat kecelakaan.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Rumah kos Delea didatangi petugas Polda Metro Jaya. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Polres Cianjur meyakini, mahasiswi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Delea Nur Avita (20) tewas akibat kecelakaan di Jalan Raya Bandung, Kampung Pasir Nangka, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

"Tadi, kami melakukan olah TKP kedua disana. Dan hasilnya cukup meyakinkan bahwa korban mengalami kecelakaan," kata Kanit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, Inspektur Satu Tenda Sukendar, ketika dihubungi Wartakotalive.com, Selasa (10/11/2015).

Polisi menemukan bercak darah di sebuah pohon mahoni dan sebuah gapura yang diduga ditabrak oleh korban.

Belum lagi, ada saksi yang melihat saat motor korban oleng dan menabrak pohon serta gapura.

Saksi itu, ucap Sukendar, adalah Uci Sanusi (52), pekerja bangunan yang bekerja di sebuah bangunan diseberang lokasi kejadian yang jaraknya sekitar 7 sampai 9 kilometer dari pusat kota Cianjur.

Berdasarkan keterangan Uci, ucap Sukendar, motor bernomorpolisi B 4936 TDQ yang dikendarai korban melintas di lokasi kejadian pukul 01.30 dini hari pada Minggu (8/11/2015).

Saat itu, motor korban melintas di lajur kiri arah Bandung dan berpapasan dengan sebuah truk yang melaju cepat di jalur kiri arah ke Cianjur.

Namun, saat berpapasan, mendadak motor korban oleng, lalu meluncur ke kiri, kemudian menyerempet pohon dan menabrak gapura dengan keras.

"Kalau menurut petugas polsek yang pertama tiba di TKP, saat di TKP, korban sudah meninggal dunia," ujar Sukendar.

Kemudian, saat itu, diketahui pula bahwa helm korban hancur dan terlepas.

Sukendar memastikan bahwa tak ada benturan dengan kendaraan lain di motor korban. Hasil analisa kerusakan akibat menabrak gapura.

"Jadi, kalau dari keterangan saksi motor korban dan truk memang tak bersentuhan, tapi motor korban oleng sendiri. Bisa banyak penyebabnya itu,bisa mengantuk, dan korban memang belum mahir betul mengendarai motor," kata Sukendar.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, serta kesaksian dari dokter forensik, kata Sukendar, sejauh ini pihaknya cukup yakin, Delea tewas akibat kecelakaan. Namun, pihaknya masih menunggu hasil otopsi resmi yang akan keluar, Kamis (12/11/2015).

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved