Tukang Es Kopyor Lari Terbirit - birit Didatangi Satpol PP

Ya memang selalu ada razia, kalau razianya sudah selesai, balik dagang lagi.

Tukang Es Kopyor Lari Terbirit - birit Didatangi Satpol PP
Warta Kota/Dwi Rizki
ILUSTRASI - PKL Pasar Palmerah yang kembali ditertibkan, Jumat (30/10) pagi. 

WARTA KOTA, CENGKARENG - Pada Senin (9/11/2015) siang di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat saat itu cuaca sangat panas. Teriknya matahari menyengat tubuh membuat dahaga terasa haus.

Para pengendara yang terbiasa melintas di Jalan Daan Mogot banyak yang berhenti senjenak dengan mendatangi pedagang es kopyor yang kerap marak berada di sisi jalan. Para pedagang es tersebut mangkal bersama gerobaknya dengan memanfaatkan lahan trotoar bahkan taman yang berada di sisi Jalan Daan Mogot.

Di sepanjang jalan itu pengendara dapat melihat puluhan tukang es kopyor yang menjajakan dagangannya. Tukang es ini juga sudah menyiapkan sejumlah bangku guna pembeli untuk duduk menyeruput dinginnya es untuk melepas dahaga.

Eka (37) ibu bertopi merah tampak sibuk melayani pembelinya yang ingin menikmati es kopyor buatannya. Ia berdagang ditemani oleh suaminya yang tengah duduk asyik di dekat gerobak.

Perempuan asal Sumatera Utara itu menjual es kopyor seharga Rp. 4.000 segelasnya. Dalam gelas es kopyor yang dijualnya ini berwarna merah muda dan rasanya manis.

Sedang asyik berdagang, Eka pun terkejut. Rekan seprofesinya sesama penjual es kopyor memberikan kabar buruk.

Ia bersama suaminya kelimpungan memberesi barang jualannya. Rupanya kabar buruk itu adalah ada petugas Satpol PP yang melakukan razia pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Daan Mogot.

Eka terlihat panik mengemasi barang - barangnya. Peralatannya berupa termos, ember, bahkan kursi disembunyikan olehnya guna menghindari operasi.

Suami Eka yang tengah asyik bersantai mengambil langkah seribu. Ia berlari terbirit - birit sembari mendorong gerobak es kopyornya.

"Cepat lari, ada Satpol PP datang," kata Eka kepada suaminya itu.

Halaman
12
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved