Waduh, 440.000 Honorer K2 Terancam Batal Diangkat

Padahal Yuddy saat itu menjanjikan pihaknya akan memperjuangkan nasib para pegawai honorer K2 tersebut dengan melakukan pengangkatan bertahap

Waduh, 440.000 Honorer K2 Terancam Batal Diangkat
@TMCPoldaMetro
Sejumlah orang yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Guru Honorer menggelar aksi demo di depan gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (14/10).

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Sekitar 439.596 pegawai honorer kategori 2 (K2) dikabarkan terancam gagal diangkat.

Padahal, sebelumnya pada 15 September 2015, pegawai honorer K2 termasuk guru di dalamnya, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR menuntut diangkat statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Saat itu, perwakilan pegawai honorer K2 diterima oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Yuddy Chrisnandi.

Yuddy saat itu menjanjikan pihaknya akan memperjuangkan nasib para pegawai honorer K2 tersebut dengan melakukan pengangkatan bertahap dalam periode 4 tahun yakni 2016-2019.

Tetapi, Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo mengatakan, dirinya mendapatkan informasi bahwa pegawai honorer K2 tidak akan diangkat lantaran dalam Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 yang disahkan oleh DPR tidak ada anggaran untuk mengangkat pegawai honorer.

“Saya seperti tersambar petir di siang hari di musim kemarau yang panjang, saya saksi hidup yang memimpin delegasi saat bertemu dengan Menpan, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Dikbud, Kemenkeu, DPR, DPD. Saat itu disepakati tuntutan aksi saat itu terpenuhi,” jelasnya kepada wartawan di Kantor PGRI Tanahabang, Jumat (6/11).

Sulis mengatakan, saat itu, dirinya juga menunggu rapat antara Menpan dengan Komisi 2 DPR yang akhirnya menyepakati untuk mengangkat pegawai honorer K2 menjadi PNS melalui proses verifikasi.

“Sekarang tidak ada, kami ingin menyelidiki kenapa (tidak ada alokasi guru honorer)," kata Sulis.

Sulis mengatakan, jika pengangkatan dilakukan dalam 4 tahun, maka dalam satu tahun ada 188.355 pegawai honorer K2 yang diangkat menjadi PNS.

Ia bahkan mengatakan, daripada anggaran digunakan untuk acara Frankfurt Book Fair sebesar Rp 4 Miliar lebih baik digunakan untuk pegawai honorer K2.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved