Rossi Sesali Insiden yang Akibatkan Jatuhnya Marc Marquez

Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) menolak banding dan menganggap tindakan itu tidak bertanggung jawab.

Editor: Gede Moenanto
Crash
Valentino Rossi sesali insiden di sirkuit Sepang. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Insiden Valentino Rossi terhadap Marquez di GP Malaysia membuahkan pil pahit.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) resmi menolak banding dan menganggap tindakan The Doctor sebagai tidak bertanggung jawab oleh Race Direction.

Akibatnya, Rossi diganjar tetap harus melakukan start dari posisi paling belakang pada seri akhir Motor GP 2015 di Valencia.

Hal ini tentu membuatnya cukup kecewa dan mengungkapkan penyesalannya terkait permasalahan kemarin.

"Pada akhirnya, sangat disayangkan (saya tidak) punya pilihan lain. Saya menyesal melakukan gerakan melebar dan tidak mengikuti garis normal," ujar Rossi yang dilansir Crash, Kamis (5/11/2015).

Harusnya, Rossi masih memiliki peluang besar meraih gelar juara dunia di musim ini karena berada di posisi puncak.

The Doctor masih berada di puncak klasemen pembalap dengan raihan 312 poin, terpaut 7 poin dari rekan satu timnya Jorge Lorenzo di posisi kedua.

Meski kecewa dan menyesal, namun dirinya berusaha untu tetap semangat menjelang putaran terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu 8 November 2015 mendatang.

"Mulai dari belakang grid membuat segalanya sangat sulit. Sudah sulit, tapi mulai dari terakhir membuat lebih banyak kesulitan, tapi saya di sini dan kami harus mencoba maksimal. Tetap terkonsentrasi dan mencoba untuk membuat pekerjaan yang terbaik dan kompetitif selama akhir pekan untuk balap di hari Minggu, dan lihat apa yang akan terjadi, " kata Rossi.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved