Pemkot Jakpus Gelar Pasar Rakyat di Johar Baru
Karena kita tahu ekonomi sekarang sedang menurun
WARTA KOTA, JOHARBARU - Mengakhiri pekan pertama bulan November 2015, Pemkot Jakarta Pusat bersama Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perdagangan (KUMKMP) menggelar Pasar rakyat di gedung Sentra Ikan Hias Jakarta Pusat, Jalan Percetakan Negara II, tidak jauh dari Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (6/11).
Pagelaran pasar rakyat tersebut diungkapkan Kasudin KUKMP Jakarta Pusat, Richard Bangun digelar dalam rangka menyediakan sembako terjangkau kepada masyarakat. Karena seperti diketahui bersama jika kondisi ekonomi Indonesia secara menyeluruh mengalami penurunan sejak pertengahan tahun 2015 lalu.
Selain membantu warga kurang mampu, pasar rakyat yang rencananya digelar selama dua hari, terhitung sejak Jumat (6/11) hingga Sabtu (7/11) besok juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa persatuan terhadap warga. Pasalnya, pemicu bentrokan yang kerap kali terjadi di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat juga bersumber dari permasalahan ekonomi yang dirasakan warga.
"Tidak ada tujuan lain, pasar rakyat ini kita adakan untuk membantu masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat. Karena kita tahu ekonomi sekarang sedang menurun," jelasnya di sela-sela peninjauan booth binaan pasar rakyat, Gedung Sentra Ikan Hias Jakarta Pusat, Jumat (6/11).
Dalam memeriahkan pasar rakyat, disebutkannya ada sebanyak 15 pedagang yang berasal dari binaan Sudin KUMKMP Jakarta Pusat, lima pedagang yang berasal dari Kecamatan Johar Baru yang menjual berbagai kerajinan tangan dan produk olahan. Tidak hanya itu, sebanyak 11 toko retail seperti Hari Hari, Indomaret, Alfamart dan lainnya pun diundang untuk menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Kita juga undang Dharma Jaya ke pasar rakyat ini, mereka sudah menyediakan sebanyak dua ton daging sapi selama pasar rakyat digelar. Harga yang ditawarkan mereka juga sangat terjangkau, yaitu seharga Rp 87.000 per kilogram, dibandingkan harga daging di pasaran Rp 115.000 per kilogramnya," jelasnya.
Ditemui bersamaan, Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi adanya kegiatan pasar rakyat ini, karena sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga, khususnya warga Johar Baru.
"Karena ada pelemahan ekonomi, kita memberikan insentif kepada warga, dimana harga yang dijual lebih murah dibandingkan harga murah pasar atau toko retail," jelasnya.
Terkait pagelaran pasar rakyat, dirinya meminta kepada pihak Kecamatan Johar Baru untuk segera memberikan sosialisasi berupa surat edaran kepada warga Johar Baru. Sehingga diharapkan, warga dapat mengetahui dan memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya.
"Kalau kita lihat masih sepi, karena itu saya meminta Camat dan Lurah menyebarkan edaran kepada warga untuk bisa datang ke pasar rakyat ini. Kedepannya, kegiatan serupa akan diadakan kembali, di wilayah Kemayoran dan Kantor Walikota (Jakarta Pusat-red)," tutupnya.
Hingga kini, pasar rakyat masih digelar, namun karena mendekati tengah hari, waktu ibadah Shalat Jumat digelar, suasana pasar rakyat terlihat sepi. Panggung hiburan yang berada di depan gedung terlihat sudah berhenti memainkan musik, pemandangan umum hanya beberapa ibu-ibu binaan KUKMP yang masih menunggu di beberapa booth yang tersebar sekeliling gedung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151106-pasar-rakyat_20151106_122635.jpg)