Diguyur Hujan, 230 Lampu PJU di Kota Bogor Mati

Kurang dari sepekan, ratusan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah jalan protokol Kota Bogor padam.

Diguyur Hujan, 230 Lampu PJU di Kota Bogor Mati
Tribunnews.com
Lampu penerangan jalan umum (PJU) diperbaiki petugas. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Kurang dari sepekan, ratusan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah jalan protokol Kota Bogor padam.

Wawan Gunawan Kepala Bidang Kepala Bidang PJU, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor menjelaskan, penyebab matinya lampu PJU karena faktor cuaca yang terjadi dalam kurun waktu lima hari berturut-turut.

"Sejak Bogor diguyur hujan deras disertai angin pada Jumat hingga Selasa menyebabkan sekitar 250 lampu PJU yang mati," kata Wawan Gunawan, Kamis (5/11/2015).

Menurutnya, lampu PJU sangat sensitif terhadap petir, dan akan cepat mati jika terkena percikan air yang terbawa angin.

"Ditambah tidak stabilnya tegangan listrik dan umur komponen mempercepat kerusakan lampu PJU. Tapi umumnya karena faktor cuaca," kata dia.

Namun demikian, petugas lapangan terus memperbaiki kerusakan jaringan dan komponen serta lampu PJU yang putus secara bertahap.

Sebab, ada beberapa titik yang memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk melakukan perbaikan, seperti contohnya rusaknya jaringan.

"Kalau 1 jaringan rusak, maka 10-15 lampu bisa padam. Seperti di Jalan Pajajaran mulai dari Pintu 2 Kebun Raya Bogor hingga IPB Baranangsiang, lampu PJU sebagian mati karena jaringan rusak," katanya.

Wawan menyebutkan, sejak Januari hingga September 2015, ada 3.623 lampu PJU mati. Untuk bulan Agustus ada 256 lampu PJU mati dan B=bulan September sebanyak 527 lampu PJU rusak.

"Untuk bulan Oktober sedang kami rekap. Tapi kemungkinan besar paling banyak kerusakan terjadi di bulan Oktober, sebab akhir bulan saja ada sekitar 250 lampu yang mati," katanya.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved