Penembakan

Tentara Tembak Tukang Ojek Bakal Dipecat

Serda YH pelaku penembakan Marsin Sarmani alias Japra terancam dipecat sebagai anggota TNI.

Tentara Tembak Tukang Ojek Bakal Dipecat
Tribunnews.com
Ilustrasi tembakan pistol ke atas 

WARTA KOTA, BOGOR— Komandan Baintel Kostrad Cilodong, Depok, Mayor (Inf) Deni Eka mengatakan, Serda YH pelaku penembakan Marsin Sarmani alias Japra terancam dipecat sebagai anggota TNI.

"Sanksinya bisa pemecatan, dia juga akan diproses melalui Mahkamah Militer," ujar Mayor (Inf) Deni Eka usai menghadiri pemakaman korban.

Deni Eka menjelaskan, saat ini YH sudah ditahan dan menjalani proses pemeriksaan di Sub Denpom III Bogor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Selama ini Serda YH lebih banyak pendiam, mungkin saat itu dia lagi emosi," katanya.

Mayor Deni Eka menambahkan, pihaknya menyerahkan semua masalah ini kepada hukum yang berlaku di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi koboi jalanan terjadi di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/11/2015) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban Marsin Sarmani alias Japra tewas ditembak seorang pengendara motor di Jalan Mayor Oking, depan SPBU Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa barat.

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto menjelaskan, aksi penembakan dipicu saling senggolan antara motor korban dengan pelaku.

"Korban tewas di lokasi dengan luka tembak di bagian kepala," ujar AKBP Suyudi Ario Seto kepada TribunnewsBogor.com.

Kapolres menjelaskan, pelaku berhasil ditangkap petugas Polsek Citeureup.

Halaman
12
Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved