Sabtu, 25 April 2026

Demi Cari Gurandil, Belasan Warga Nekat Masuk Lubang Maut

Sebanyak 13 warga masuk ke lubang kunti yang telah mengubur hidup-hidup 12 gurandil.

Penulis: |

WARTA KOTA, BOGOR -- Sebanyak 13 warga masuk ke lubang kunti yang telah mengubur hidup-hidup 12 gurandil.

Luas lubang kunti bervariatif dan minim ada oksigen.

Seorang warga yang masuk ke lubang tersebut bernama Pepeng (42).

ejak pukul 11.00 tadi, dia masuk untuk mencari rekannya yang tertimbun longsor.

"Saya masuk puluhan meter, sampai lokasi longsornya," kata Pepeng kepadaTribunnewsBogor.com di lokasi.

Luas lubang di dalamnya sangat bervariatif.

"Ada yang ngepas sama badan dan juga yang luas jadi kita bisa berdiri," katanya.

Pepeng sendiri hanya 1,5 jam di dalam lubang maut tersebut sekitar pukul 12.30, pria itu keluar dari lubang.

"Susah napas di dalam sana, mata juga sulit ngeliat," katanya.

Sejak kemarin, masyarakat yang juga penambang emas tanpa izin, secara bergantian masuk untuk mencari korban.

Mereka secara bergantian masuk lubang untuk mencari rekannya yang tertimbun.

Sementara itu, Tim DVI Mabes Polri ikut bergabung dalam proses evakuasi 12 gurandil yang terkubur di Lubang kunti, sisi Gunung Butak, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Tim ini diperlukan untuk melakukan identifikasi korban.

"Kami tidak bisa asal menetukan identitas korban," kata Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto, pada TribunnewsBogor.com, Rabu (28/10/2015)

Petugas DVI itu nantinya akan bekerja untuk menyelidiki identitas korban.

"Mengambil sample, nanti dibandingkan dengan keluarga," katanya.(*)

Di lokasi, pihak keluarga korban menggali sendiri lubang tempat tertimbunnya 12 penambang liar.

Proses pencarian sudah dilakukan Sejak Senin (26/10/2015), pukul 11.00 WIB.

"Informasinya sampai sekarang juga masih melakukan upaya itu," kata Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto, pada TribunnewsBogor.com.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved