Pohon Angsana Diponegoro Yang Tumbang Punya Siapa?

Sementara itu, mengenai ganti rugi, dirinya menyebutkan jika kewenangan berada di Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.

Warta Kota/Dwi Rizki
Tanpa ada angin dan hujan, pohon angsana berdiameter sekira 50 cm yang berada di lahan kosong, seberang Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jalan Diponegoro pada Selasa (27/10) roboh ke tengah jalan. 

WARTA KOTA, SENEN - Tumbangnya pohon angsana berdiameter sekira 50 cm yang berada di lahan kosong, seberang Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jalan Diponegoro pada Selasa (27/10) siang, dikeluhkan para pemilik kendaraan yang menjadi korban. Pasalnya, tidak jelasnya kepemilikan lahan, menyebabkan para korban kesulitan untuk meminta pertanggungjawaban.

Keluhan tersebut seperti yang diungkapkan oleh Sopir Metromini T49 Pulogadung-Manggarai, Ahmad Manapul S yang ikut menjadi korban. Pria kelahiran Medan, 08 Desember 1978 itu mengaku kebingungan terkait ganti rugi atas kerusakan metromini milik bosnya.

Karena, baik pihak kepolisian maupun Sudin Pertamanan Jakarta Pusat yang mengevakuasi pohon tumbang tersebut belum dapat dimintai pertanggungjawaban. "Kalau urusan pohon roboh itu sih terserah, yang penting sekarang siapa yang mau ganti rugi mobil saya. Bisa-bisa saya kena omel bos ini," ungkapnya bertanya.

Kasudin Pertamanan Jakarta Pusat, Jauhari Arifien mengatakan, peristiwa robohnya pohon angsana tersebut dikarenakan kondisi pohon yang sudah tua dan keropos. Namun, karena pohon berada di dalam lahan kosong milik PD Pasar Jaya, pihaknya tidak dapat melakukan pengawasan dan penindakan.

"Ya akhirnya benar kejadian, padahal kalau kondisi pohon kayak begitu (tua-red) apalagi usianya diperkirakan di atas 20 tahun, kita wajib menoping (pangkas-red) atau kalau kondisi pohon sudah keropos dan tua akan kita tebang," jelasnya kepada Warta Kota, Selasa (27/10).

Sementara itu, mengenai ganti rugi, dirinya menyebutkan jika kewenangan berada di Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Karena sepengetahuannya, seluruh kendaraan atau aset milik warga yang terkena musibah pohon tumbang seluruhnya mendapat ganti rugi dari Pemprov DKI Jakarta.

Dihubungi terpisah, Kepala Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun mengatakan status lahan seluas 1500 meter persegi, lokasi pohon tumbang sudah lama diserahterimakan dari pihaknya kepada Pemkot Jakarta Pusat. Karena, sesuai rencana, lahan yang berada persis di seberang Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) itu akan dijadikan taman sebagai penambahan ruang terbuka hijau di wilayah Jakarta Pusat.

"Lahan itu dulunya memang punya kami, tapi sudah lama lahan itu kami limpahkan kepada Pemkot Jakarta Pusat, jadi pengawasan lahan, baik isinya bukan menjadi tanggung jawab kami lagi. " jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, tanpa sebab, sebuah pohon angsana berdiameter sekira 50 cm yang berada di lahan kosong, seberang Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jalan Diponegoro pada Selasa (27/10) tumbang menimpa empat mobil yang melintas.

Keempat kendaraan tersebut antara lain, Metromini B 7938 GA, Mitsubishi kuda warna hitam B 8732 T, Toyota Agya B1848 TRR, dan sebuah mobil Sport Porche Macan B 234 NWF. Walau tidak menyebabkan korban jiwa, kerugian akibat pohon tumbang ditaksir hingga ratusan rupiah.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved