Formula 1

Tekad Mercedes Kawinkan Gelar

Mercedes berpeluang mengantarkan pembalapnya, Lewis Hamilton merengkuh gelar juara dunia pembalap.

Warta Kota/Pool/AFP/Boris Horvat
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengganti ban menjelang akhir balapan Formula 1 GP Monako di Sirkuit jalanan Monte-Carlo, Minggu (24/5). 

WARTA KOTA, TEXAS - Mercedes perlu meningkatkan performa untuk mengawinkan gelar juara dunia pembalap dengan gelar konstruktor di panggung Formula Satu (F1), akhir pekan ini.

Pernyataan itu disampaikan bos Mercedes, Toto Wolff menjelang balapan F1 Grand Prix (GP) Amerika Serikat (AS) di Sirkuit of the America.

Pada GP seri ke-16 itu, Mercedes berpeluang mengantarkan pembalapnya, Lewis Hamilton merengkuh gelar juara dunia pembalap.

Saat ini, Hamilton di ambang gelar juara dunia ketiganya setelah tahun 2008 dan 2014 karena memiliki keunggulan poin yang mencolok atas pesaing terdekatnya, Sebastian Vettel (Ferrari).

Pembalap berusia 30 tahun ini sudah mengoleksi 302 poin, unggul 66 angka atas Vettel.

Hamilton bakal juara di AS jika dirinya naik podium pertama dan Vettel finis di posisi ketiga.

Jika skenario ini yang tercipta, poin Vettel bertambah 15 poin yakni menjadi 251. Sedangkan Hamilton menjadi 327 poin.

Dengan tiga seri tersisa tak mungkin Vettel bisa menyalip poin yang diperoleh pembalap Inggris tersebut karena jarak keduanya menjadi 76.

Sekadar informasi, pembalap yang naik podium pertama di setiap balap berhak memeroleh 25 poin, peringkat kedua: 18, dan peringkat ketiga: 15. Artinya, dari tiga seri cuma ada 75 poin yang bisa dikumpulkan.

Mercedes sendiri sudah memastikan gelar juara dunia konstruktor usai GP Rusia, dua pekan lalu.

“Ini pekan yang membanggakan untuk kami,” kata Wolff mengenai keberhasilan Mercedes memertahankan gelar juara dunia konstruktor dilansir crash, Selasa (20/10).

“Kami boleh berbicara mengenai rangka (mobil) tetapi ini mutlak tentang semua orang yang terlibat. Dan sekarang kami memiliki empat balapan tersisa untuk melengkapi target di tahun 2015. Pembalap kami sudah di jalur yang tepat,” ujarnya.

“Tapi kami sebenarnya masih jauh dari standar. Ada detail kecil yang perlu diperbaiki. Saya paham Lewis sudah sangat dekat dengan gelar (juara dunia pembalap) tetapi fokusnya saat ini adalah cuma menjuarai balapan berikutnya,” tutup Wolff.

Ekspektasi
Sementara itu, Vettel mengaku gembira karena musim pertamanya bersama Ferrari berjalan sangat mulus. Vettel adalah juara dunia F1 empat tahun berturut-turut (2010-2013) bersama Red Bull Racing.

Namun, dominasinya usai pada musim lalu. Ia cuma finis kelima di klasemen akhir pembalap.

“2014 bukan musim yang menyenangkan. Saya tidak tampil sesuai keinginan. Tetapi posisi saya sekarang menunjukkan bahwa semuanya berjalan lancar. Rasanya sudah melampaui semua ekspektasi,” ucapnya. (eko)

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved