Pedagang Jalan Nusantara Direlokasi karena Bangunannya Dibongkar

Pemkot Depok sudah menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang yang bangunannya dibongkar tersebut.

Pedagang Jalan Nusantara Direlokasi karena Bangunannya Dibongkar
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Petugas gabungan Pemkot Depok membongkar bangunan pedagang di Jalan Nusantara, Selasa (20/10). 

WARTA KOTA, DEPOK - Sebanyak 55 bangunan semi permanen dan permanen yang berdiri diatas fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) di Jalan Nusantara, Depok Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok dibongkar aparat Satpol PP Kota Depok, Selasa (20/10) siang.

Sebagian besar bangunan yang dibongkar itu digunakan sebagai tempat berdagang atau kios para pedagang.

Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Satpol PP Kota Depok, Welman Naipospos, menuturkan dari 55 bangunan yang dibongkar, 22 bangunan adalah pedagang reklame, 20 bangunan pedagang makanan atau kuliner, dan 13 bangunan milik pedagang tanaman.

Menurutnya pembongkaran dilakukan karena pihaknya sudah 4 kali mengirimkan surat peringatan atau perintah untuk pembongkaran sendiri bangunan mereka.

Nantinya, kata Welman dilahan dimana bangunan liar itu berdiri akan dijadikan taman terbuka dan dipagari.

Welman memastikan pihak Pemkot Depok sudah menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang yang bangunannya dibongkar tersebut.

"Untuk pedagang reklame dan pembuat stempet akan direlokasi di Pasar Depok Jaya di lantai tiga. Sedangkan pedagang kuliner dan pedagang tanaman akan diberi tempat yang lebih tertata di taman yang nanti akan dibangun," katanya.

Welman menuturkan penertiban berjalan kondusif dan tak ada perlawanan dari para pedagang. "Hanya saja beberapa pedagang meminta waktu untuk membereskan barang dagangan mereka," kata Welman.

Welman memastikan sudah solusi bagi pedagang yang bangunan dibongkar karena Pemkot Depok sudah menyiapkan tempat relokasi bagi mereka. Menurutnya selama ini para pedagang menempati lahan milik negara.

Kepala Satpol PP Kota Depok Nina Suzana menuturkan rencana pembongkaran bangunan di Jalan Nusantara tersebut sudah disosialisasikan ke pemilik dan pengguna bangunan sejak awal 2015 lalu.

Nantinya kata Nina, lahan dimana bekas bangunan yang dibongkar itu akan dijadikan taman terbuka dan pedestrian serta dipagari.

"Karena semua proses sudah dilakukan ke pemilik dan pengguna bangunan di sana, hari ini kita tertibkan," kata Nina, Selasa (20/10).

Kepala Seksi Pembinaan dan Penyuluhan Satpol PP Kota Depok, Asep Saeful Hikmat, menuturkan bangunan yang ditertibkan adalah yang berdiri diatas fasos fasum di sepanjang Jalan Nusantara, Depok.

Menurutnya keberadaan bangunan diatas fasos fasum di sana cukup menggangu penataan kota yang dilakukan Pemkot Depok selama ini.

Diharapkan dengan ditertibkannya bangunan serta segera dibangunnya taman di sepanjang Jalan Nusantara tersebut, maka kondisi semrawut tidak lagi terjadi di sana dan berubah menjadi lebih indah.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved