Mulyadi Disetrap Usai Ketahuan Mencopet di Kereta
Tubuh Mulyadi yang bertato itu tidak henti-hentinya meneteskan keringat lantaran menahan malu sembari disetrap oleh dua orang petugas keamanan
WARTA KOTA, MANGGARAI - Di tengah terik matahari, seorang pria disetrap di peron 1 Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (20/10).
Pria bernama Mulyadi (28) itu tampak sedang berdiri menghadap ke arah kereta tujuan Bekasi sembari terus melafalkan 'saya copet'.
Sesekali, dia menunduk malu lantaran memperaktikkan gaya olahraga angkat kaki satu.
Jepretan kamera ponsel milik penumpang juga tidak sekali mengabadikan pria yang dipaksa melepaskan kausnya dan menggunakan nametag leher yang bertuliskan 'saya copet'.
Tubuh Mulyadi yang bertato itu tidak henti-hentinya meneteskan keringat lantaran menahan malu sembari disetrap oleh dua orang petugas keamanan di Manggarai.
Salah satu petugas Polsuska di Stasiun Manggarai, Peter, mengatakan pria yang mengaku berjualan powerbank di Kota itu kedapatan mencopet sebuah ponsel milik penumpang di dalam rangkaian kereta.
"Mencopetnya di dalam kereta jurusan Bogor. Ketahuannya di peron 5," kata Peter ditemui di Stasiun Manggarai.
Menurut Peter, Mulyadi mencopet HP milik penumpang yang berangkat dari Stasiun Bukit Duri.
Sadar ponselnya berpindah tangan, penumpang tersebut sadar dan langsung berteriak.
"Saat korban berteriak copet, penumpang lainnya mengerubungi pelaku yang panik. Copet itu pun langsung dibawa turun ke Stasiun Manggarai," lanjut Peter.
Selanjutnya, pria yang mengenakan celana warna jeans coklat muda ini kemudian dibawa ke pos pengamanan.
Menurut Peter, atas permintaan penumpang, Mulyadi kemudian dipajang bertelanjang dada dan disetrap layaknya siswa sekolah yang kedapatan mencontek.
Di lehernya, terpampang tulisan 'saya copet'.
Rencananya, usai diberi shock therapy, pria tersebut akan diserahkan kepada polisi.
Diketahui, Mulyadi mencopet sebuah ponsel bermerek Lenovo yang kemudian langsung dibawa pergi oleh korban.
Menurut Peter, korban tidak ingin memperpanjang urusan.
"Biar diserahkan ke polisi saja," ujar Peter menirukan korban pencopetan.
Sementara itu, kepada wartawan, sang copet Mulyadi mengaku baru sekali melakukan aksinya.
"Nggak bang, baru kali ini aja (saya mencopet). Ini mau ke Kota.. hmm...," ujar dia malu. (Agustin Setyo Wardani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151020mulyadi-disetrap-usai-ketahuan-mencopet-di-kereta_20151020_141432.jpg)