Narkoba

Modus Baru 270 Kg Sabu Dikemas dalam Tabung Filter Air

Sabu diselundupkan dalam kemasan kecil yang dibagi tiap satu hingga dua kilogram dalam tangki air, alat filter air, dan kompresor, ungkap Budi Waseso

Modus Baru 270 Kg Sabu Dikemas dalam Tabung Filter Air
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Badan Narkotika Nasional berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 270,22 kg. 

WARTA KOTA, KRAMATJATI - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 270,22 kg.

Keberhasilan menyita sabu dari jaringan Tiongkok-Malaysia-Indonesia tersebut tidak lepas dari kerjasama BNN bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Ratusan kilogram sabu itu disita dari dua orang tersangka yakni Jimmy Saputra (27) sebagai kurir dan Lukmansyah (35) sebagai pengendali.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso menuturkan tangkapan ini merupakan hasil kerjasama BNN dengan DJBC pada Rabu (14/10) silam di Dumai, Riau.

Budi Waseso menjelaskan, pengungkapan sabu itu berawal dari penemuan‎ sabu seberat 270 kilogram yang disimpan dalam 45 kardus berisi enam tabung filter.

Sabu itu disimpan di sebuah pergudangan di daerah Dumai, Riau.

"Sabu ini diselundupkan dalam kemasan kecil yang dibagi tiap satu hingga dua kilogram dalam tangki air, alat filter air, dan kompresor," ungkapnya, di Gedung BNN, Jakarta Timur, Selasa (20/10).

Selanjutnya petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang pria bernama Jimmy Saputra.

Tidak hanya sampai disitu, petugas yang kembali melakukan pengembangan, berhasil menangkap otak pengendali penyelundupan.

"Dari tersangka J, polisi berhasil mengamankan L yang diketahui menjadi pengendali. Saat ini kami masih terus melakukan pencarian terkait adanya kemungkinan jaringan lain yang terlibat," tambahnya.

Sementara itu Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengapresiasi kerjasama yang dilakukan BNN bersama DJBC, yang berada di bawah Kementerian Keuangan.

Bambang mengaku pihaknya bergerak setelah mendapatkan laporan dari BNN akan adanya penyelundupan sabu.

"Selanjutnya penangkapan dilakukan dari Bea dan Cukai yang kemudian dilimpahkan lagi ke BNN. Pengungkapan ini adalah kerjasama dan sinergi yang baik antar unit dan pemerintah," kata Bambang.

Adapun atas perbuatannya, kedua pelaku terancam dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Keduanya terancam hukuman maksimal pidana mati.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved