Koran Warta Kota

Bocah 8 Tahun Dipaksa Jualan Baju

Ayu mengaku tidak berani pulang ke rumahnya di Nagrak, Gunung Putri, Bogor karena uang jualan baju belum genap Rp 50.000

Bocah 8 Tahun Dipaksa Jualan Baju
Kompas.com
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Berpakaian lusuh dan bertubuh dekil, Ayu, bocah berusia 8 tahun, ditemukan oleh pedagang soto yang mangkal di samping Plaza Cibubur, Jakarta Timur.

Kepada Ari Kuswati (35), pedagang soto, Ayu mengaku tidak berani pulang ke rumahnya di Nagrak, Gunung Putri, Bogor.

Ia takut dimarahi ibu trinya karena uang jualan baju belum genap Rp 50.000.

Kasus dugaan penelantaran, eksploitasi ekonomi, dan dugaan kekerasaan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Ayu telah dilaporkan ke Polsek Gunung Putri dan rencananya oleh pihak Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dilaporkan ke Polres Bogor.

Ditemui di kantor Komnas PA, Sabtu (17/10), Ari Kuswati, menjelaskan, ketika itu dia sedang berdagang soto di warungnya yang tak jauh dari Plaza Cibubur.

Kuswati mengaku tak sengaja menemukan gadis cilik berpakaian lusuh melintas di depan warungnya. Padahal saat itu sudah tengah malam.

“Sekitar jam 12 malam lah. Saya penasaran dan saya samperin,” tuturnya.

Kuswati sempat menanyakan ke Ayu mengapa dirinya masih keluyuran tengah malam. Kusawti mencoba menasehati Ayu supaya pulang ke rumahnya.

“Dia (Ayu) bilang ke saya dia takut pulang. Soalnya takut sama orangtuanya. Nah saya tanya alamatnya, anak ini bilang tinggal bersama ayah dan ibu tirinya di Nagrak, Gunung Putri, Bogor. Tapi karena setorannya kurang, dia takut pulang. Kejam sekali, masih kecil begini udah disuruh jualan baju,” kata Kuswati.

Ia mengatakan, uang yang berhasil dikumpulkan Ayu sebesar Rp 47.300. Meski sudah dipaksa pulang, Ayu tak mau beranjak dari warungnya.

Halaman
12
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved