Kisruh APBD-P Tangsel: PDIP Walk Out, Hanura Tidak Datang

PDIP melakukan walk out dalam rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tangsel 2015.

Wartakotalive.com/Banu Adikara
Airin Rachmi Diany 

WARTA KOTA, TANGERANG— Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan walk out dalam rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tangsel 2015. Fraksi dari partai Hanura juga pun juga tidak menghadiri rapat paripurna.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Tangerang Selatan, TB. Bayu Moerdani, di tengah-tengah rapat paripurna melakukan interupsi, dan akhirnya melakukan walk out karena menganggap anggaran perubahan dalam APBD-P masih janggal.

"Kami tidak setuju dengan anggaran perubahan. Ada anggaran yang tidak dikoordinasikan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ada pergeseran perubahan angka yang tidak berdasar. Ini kan tidak benar," kata Bayu.

Bayu mengatakan, beberapa SKPD ada yang meminta dana perubahan yang terlampau besar. Padahal, menurutnya, SKPD ini belum bekerja dengan baik dan mencapai hasil maksimal.

"Setelah kami supervisi, ternyata anggaran yang dikucurkan dalam APBD Murni kemarin saja masih tidak maksimal. Sekarang malah minta lagi. Contohnya Dinas Perhubungan. Rapat koordinasi saja mereka tidak datang," kata Bayu tanpa merinci anggaran yang dikatakan terlalu besar itu.

Bayu menambahkan, masih banyak juga SKPD yang hanya menganggarkan honor pegawai honorer tidak sampai setahun, namun tetap masih meminta anggaran perubahan yang besar.

Menurut Bayu, hal-hal ini berpotensi menimbulkan kecemburuan dan hal-hal negatif lainnya. Bayu juga menegaskan bahwa walk outnya PDIP tidak berkaitan dengan polemik Pilkada Tangsel 2015.

"Kami melakukan walk out supaya kemauan pemerintah dan DPRD bisa terakurasi dan tersinkronisasi. Ini masalah badan anggaran, bukan pilkada," kata Bayu.

Penulis: z--
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved