Breaking News:

Tip Kesehatan

Penelitian: Pria pun Bisa Pura-pura Orgasme

Selama ini, perilaku berpura-pura orgasme lebih sering diidentikkan dengan perempuan.

Editor: Andy Pribadi
Kompas.com
SHUTTERSTOCK/Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Seks merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah pernikahan.

Melakukan hubungan seks dengan pasangan juga dapat mempererat rasa cinta dan bahkan dapat membuat hubungan menjadi lebih harmonis dan intim.

Tetapi, demi membuat pasangannya bahagia, ada sebagian orang yang justru berpura-pura orgasme. Apa alasannya?

Selama ini, perilaku berpura-pura orgasme lebih sering diidentikkan dengan perempuan.

Namun, baru-baru ini sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria juga melakukan hal serupa.

Nah, ini 5 alasan mengapa pria pura-pura orgasme menurut everydayhealth.com.

1. Terburu-buru orgasme
Kebanyakan pria membutuhkan waktu selama tujuh menit sejak awal penetrasi hingga mencapai klimaks. Jika pria sudah merasa terlalu lama melakukan aktivitas seks tanpa mencapai orgasme, maka biasanya ia akan berpura-pura telah orgasme. Setelah itu barulah ia berusaha mencapai orgasme dengan kegiatan seksual lainnya.

2. Menyenangkan pasangan
Jika hubungan intim berjalan terlalu lama, pria akan khawatir pasangannya menjadi tidak nyaman. Pria juga tahu bahwa sang pasangan kemungkinan besar merasa tidak nyaman bila hubungan seks harus dihentikan sebelum sanga pria mencapai orgasme. Karenanya, pria memutuskan lebih baik untuk memalsukan orgasme.

3. Mementingkan ego
Pria lebih senang berpura-pura orgasme daripada dianggap tidak bisa melakukan seks dengan baik sehingga tidak mencapai orgasme. Lebih mudah bagi pria untuk berpura-pura orgasme daripada ditanyai mengapa ia tidak orgasme.

4. Mengingkari ejakulasi dini
Semua pria tentu malu jika diketahui bahwa ia menderita ejakulasi dini. Oleh karena itu, banyak pria yang pura-pura telah mencapai orgasme untuk menutup hal tersebut. Jadi apa yang sebenarnya dialami pria terkadang ejakulasi dini namun disamarkan menjadi orgasme.

5. Melakukan hal yang seharusnya
Banyak pasangan yang beranggapan bahwa hubungan intim harus diakhiri dengan orgasme. Jika tidk, apa akhir dari hubungan intim? Nah daripada bingung atau terlalu lama melakukan aktivitas seks, pria terkadang lebih memilih utuk memalsukan orgasmenya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved