Piala Eropa 2016

Joachim Loew : Jerman Akan Temukan Kembali Insting Membunuhnya

Jerman akan menemukan kembali insting mencetak golnya untuk Piala Eropa tahun depan, kata pelatih Joachim Loew setelah timnya menang 2-1 atas Georgia.

metronews.ca
Joachim Loew 

WARTA KOTA, BERLIN - Jerman akan menemukan kembali insting mencetak golnya untuk Piala Eropa tahun depan, kata pelatih Joachim Loew setelah timnya bersusah payah untuk menang 2-1 atas Georgia pada Minggu (11/10/2015), untuk mengamankan tempat mereka pada turnamen di Perancis.

Sang juara dunia menyia-nyiakan banyak peluang, seperti yang mereka lakukan saat kalah 0-1 dari Irlandia pada Kamis, dan harus menunggu sampai menit ke-79 untuk Max Kruse mencetak gol penentu kemenangan dan memastikan tiket ke turnamen di Prancis setelah memuncaki klasemen Grup D.

"Kami tahu bahwa bukan ini yang diminta dari kami. Bukan cara kami beroperasi di depan gawang saat ini. Kami menyulitkan diri sendiri," kata Joachim Loew kepada para pewarta.

"Kami menyanyikan lagu yang sama seperti saat melawan Irlandia. Tiga, empat kesempatan bagus pada awal dan kemudian kesalahan-kesalahan mulai dilakukan," ucap Joachim Loew.

"Pertama-tama, kami puas dengan kelolosan ini namun tidak puas dengan dua pertandingan terakhir kami. Ini bukan standar kami. Kami memiliki pekerjaan di depan kami," kata Joachim Loew.

Tuan rumah semestinya unggul melalui satu dari tiga peluang yang jatuh kepada Marco Reus pada fase awal pertandingan.

Namun, gelandang serang itu gagal mencetak gol seperti yang dilakukan sejumlah rekan setimnya pada babak pertama yang berjalan berat sebelah di mana Jerman memiliki lebih dari selusin peluang.

"Marco biasanya tidak menyia-nyiakannya, namun hari ini ia memiliki tiga peluang bagus di awal pertandingan," kata Joachim Loew.

"Ia memiliki kualitas namun malam ini kami tidak memperlihatkan bahwa kami memaksimalkan peluang-peluang kami," ucap Joachim Loew.

Sang pelatih Jerman, yang kembali memilih tidak memainkan sosok penyerang alami, meyakini pemusatan latihan pra-turnamen yang panjang akan memperbaiki penyelesaian mereka.

"Kami perlu melakukannya lebih banyak lagi namun tim memiliki kualitas. Jika kami memiliki tiga-empat pekan pemusatan latihan (sebelum turnamen) maka tim dapat meningkatkan level hal itu," ujar Joachim Loew.

Ia tidak menepis kemungkinan menurunkan penyerang murni di masa yang akan datang.

"Saya tidak ingin kami memainkan bola-bola panjang untuk mengumpan penyerang namun itu adalah alternatif untuk memiliki penyerang yang percaya diri," tutur Joachim Loew.

Jerman merupakan salah satu tim spesialis turnamen di dunia secara reguler mereka mendongkrak penampilannya di saat yang tepat seperti yang mereka lakukan tahun lalu di Brazil untuk memenangi Piala Dunia untuk keempat kalinya.

"Tentu saja, rasio konversi kami merupakan masalah untuk saat ini," kata bek Jerome Boateng. "Namun kami juga tahu bahwa turnamen-turnamen memiliki isu yang berbeda," kata Joachim Loew. (Antara/Reuters)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved